Cari informasi lain disini:

Semoga cerita ini dapat menambah semangat dan menimbulkan inspirasi dalam diri, sehingga lebih produktif… Aminnn!!!!

Pada suatu malam, seorang buta berpamitan pulang dari rumah sahabatnya. Sang sahabat membekalinya dengan sebuah lentera pelita. Orang buta itu terbahak berkata: “Buat apa saya bawa pelita?… Kan sama saja buat saya! Saya bisa pulang kok. “Dengan lembut sahabatnya menjawab,” Ini agar orang lain bisa melihat kamu, biar mereka tidak menabrakmu.” Akhirnya orang buta itu setuju untuk membawa pelita tersebut.

Tak berapa lama, dalam perjalanan, seorang pejalan menabrak si buta. Dalam kagetnya, ia mengomel, “Hei, kamu kan punya mata! Beri jalan buat orang buta dong!” Tanpa berbalas sapa, mereka pun saling berlalu. Lebih lanjut, seorang pejalan lainnya menabrak si Buta. Kali ini si Buta bertambah marah, “Apa kamu buta?… Tidak bisa lihat ya?… Aku bawa pelita ini supaya kamu bisa lihat!” Pejalan itu menukas, “Kamu yang buta! Apa kamu tidak lihat, pelitamu sudah padam!” Si buta tertegun.. Menyadari situasi itu, penabraknya meminta maaf, “Oh, maaf, sayalah yang ‘buta’, saya tidak melihat bahwa Anda adalah orang buta.” Si buta tersipu menjawab, “Tidak apa-apa, maafkan saya juga atas kata-kata kasar saya.” Dengan tulus, si penabrak membantu menyalakan kembali pelita yang dibawa si buta. Mereka pun melanjutkan perjalanan masing-masing.
Dalam perjalanan selanjutnya, ada lagi pejalan yang menabrak orang buta tersebut. Kali ini, si Buta lebih berhati-hati, dia bertanya dengan santun, “Maaf, apakah pelita saya padam?” Penabraknya menjawab, “Lho, saya justru mau menanyakan hal yang sama.” Senyap sejenak. secara berbarengan mereka bertanya, “Apakah Anda orang buta?” Secara serempak pun mereka menjawab, “Iya.,” sembari meledak dalam tawa. Mereka pun berupaya saling membantu menemukan kembali pelita mereka yang berjatuhan sehabis bertabrakan.

Sahabat, hari ini kita belajar tentang KEBIJAKSANAAN, KEPEDULIAN DAN KERENDAHAN HATI… Betapa gelap dan butanya kita tanpa pelita kebijaksanaan… betapa banyak orang saling bertabrakan karena keegoisan, keserakahan tanpa ada kepedulian bagi sesama… Betapa gampangnya kita menghakimi dan menyalahkan “si Penabrak”, padahal mungkin saja pelita kita yang padam.. bukankah diperlukan kerendahan hati untuk minta maaf??… Ah.. seandainya di dunia ini banyak orang yang saling mendukung dan saling mengingatkan !!..

Selamat bekerja, hati-hati jangan menabrak… jaga lilin kebijaksanaan agar tidak padam…

Salam Dahsyat

Sumber : Team Prudential Palangkaraya

Berlangganan Artikel… GRATIS! Masukkan Email Anda :



ANDA DIPERBOLEHKAN MENG-COPY ARTIKEL INI DAN MENAMPILKANNYA KE BLOG ANDA TANPA PERLU IJIN KE SAYA. NAMUN DILARANG MERUBAH ISI ARTIKEL!

**Langsung Copy-Paste artikel yg ingin anda ambil ke dalam Form Posting blog anda TANPA merubah apapun isi darinya, dan TAMBAHKAN kode berikut ini ke bagian bawah artikel tersebut (dalam model HTML) di blog anda. Silahkan tekan Ctrl+A di dalam kotak untuk meng-Copy kode di dibawah ini.

Written by Budi Siregar SP

Budi Siregar SP

Saat ini bekerja di salah satu Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit: Bumitama Agri Ltd atau Bumitama Gunajaya Agro (BGA) Group. Dalam bidang Bisnis: Saya lagi fokus mengembangkan kerajaan Bisnis VSI dan Saya juga sebagai trader di bursa forex dan melakukan affiliasi dengan beberapa Bisnis Online. Informasi selengkapnya tentang saya dapat dilihat di profil social media saya: Facebook, Twitter dan Google+.

Hasil pencarian yang terkait dengan artikel :

ngentot orang buta (61), cerita ngentot orang buta (61), ngentot sama orang buta (26), cerita ngentot dengan orang buta (26), Orang buta ngentot (15), cerita atau ilustrasi tentang orang buta (11), cerita orang buta ngentot (10), cerita ngewe orang buta (6), cerita ngentot sama orang buta (4), org buta ngentot (4), Ngentot org buta (2), ngentot sama org buta (2), nentot dengan orang buta (2), cerita ml sama orang buta (2), sibuta ngentot (2)

2 Comments

  • Rico says:

    yap bener banget tuh. Terkadang kita hanya mengoreksi lilin orang lain apakah menyala atau padam. Sedangkan kita tidak pernah sekalipun memperhatikan lilin kita sendiri… THX GOD FOR THIS REMINDER…!!!!

    • Yup…
      Pepatah juga mengatakan “Gajah dipelupuk mata tidak tampak, tapi semut di seberang lautan kelihatan”.
      Sebelum melangkah siapkan apa yang perlu anda bawa dan rintangan2 apa yang akan anda hadapi.

      Sukses!!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge

Postingan ini telah dikunjungi sebanyak: 1,998 kunjungan
Kebun Emas 486 x 60


HOME - ABOUT - DISKUSI - SINYAL FOREX GRATIS - DOWNLOAD PRODUK - DONATUR - LAYANAN LAIN - KONTAK - SITEMAP - PETA PENGUNJUNG

Ping your blog, website, or RSS feed for Free Business Private Forex, Free Signals Forex, SMS Signals Forex, Managed Account Finance Blogs TopOfBlogs ping.sg - the community meta blog for singapore bloggers Business Blogs