" />

Posts tagged pikiran

Badai Pasti Berlalu

Sahabatku… :) !!!
————————
Beruntunglah manusia ketika dalam hidupnya selalu banyak masalah
————————

Apa yang tergambar di pikiran anda, jika mendengar atau membaca kalimat di atas?…

Jujur kawan … :) :)
Saya mendengar kata-kata tersebut sewaktu saya kuliah di Fakultas Pertanian UISU Medan, dari salah seorang dosen Biologi saya yaitu Bapak Ir. Dartius. Sewaktu beliau mengatakan demikian, dalam hati saya berkata “Bapak ini sudah gila, secara umum manusia selalu menghindari dari yang namanya masalah”, benar kan?…

Namun….
Setelah saya pelajari dan telaah lebih dalam ternyata BENAR, apa yang dikatakan beliau. Sadar atau tidak sadar, dicari atau tidak dicari yang namanya masalah PASTI AKAN DATANG… sudah otomatis kita tidak bisa menghindar dari masalah.

Ada beberapa TRIK “Bagaimana memecahkan masalah secara baik?” : Read the rest of this entry »

Incoming search terms for the article:

Popularity: 16%

  • Share/Bookmark

Bagaimana merubah ancaman jadi peluang?…

———————–
Jika Anda Pikir Bisa, ya Pasti Bisa
———————–

Waw….
Judul artikel yang benar-benar menarik, ya kawan?… :)
Mendengar ancaman saja, hampir semua orang merasa takut…. ha ha ha.
Tapi di sini… berbeda kawan. Anda mungkin bingung… :p

Ok… jangan bingung, sebentar lagi akan saya jelaskan.
Ancaman merupakan sesuatu kata yang tidak dikehendaki oleh setiap orang apalagi dalam tindakan nyata. Namun, ada hal yang tersembunyi di balik kata ancaman. Ancaman bisa dijadikan peluang, semuanya tergantung dari pola pikir anda. Kita harus pelajari dan analisa dulu, Kenapa Ancaman tersebut muncul?… yang jelas karena ada tindakan (action) atau ultimatum yang diberikan.

Contoh kasus :

  1. Hidup akan terancam, jika kita tidak berusaha bagaimana untuk mempertahankan keberlangsungan hidup kita terutama dalam hal meraih penghasilan.
  2. Anda akan terancam dipecat, jika seluruh komponen produksi yang ada di arealmu tidak digali. Solusi yang dapat ditawarkan adalah dengan memanfaatkan semua sumber daya tenaga yang ada agar lebih produktif. Untuk meningkatkan produktifitas tenaga yang ada, dapat dilakukan bagaimana mereka bekerja sampai sore.
  3. Dana anda akan terancam di forex, jika anda tidak menguasai ilmu tentang forex baik dalam analisa teknikal, fundamental, psikologi trading dan money management.
  4. Dan masih banyak contoh yang lain.

Ya… :)
Anda sudah tidak bingung lagi, bukan?… Kebingungan anda akan terpecahkan setelah anda membaca dan memahami artikel ini. he he he.
Semuanya tergantung POLA PIKIR atau pikiran kita. Saya juga sama seperti anda… dulunya. Mendengar kalimat tersebut merupakan hal yang aneh. Malah, dalam hati saya berkata… yang ngomong ini sudah gila. Ternyata setelah saya pahami dan saya praktekkan dalam kehidupan nyata, ternyata BENAR.
Sebesar apapun ancaman yang terjadi, Anda harus komitmen terhadap apa yang akan anda inginkan. Dengan berpola pikir “Merubah Ancaman menjadi Peluang“, hidup kita akan lebih terarah dan harus mengakui bahwa dalam kehidupan ini tidak ada yang bejalan mulus seperti jalan tol. Terkadang kita tersandung batu… terkadang harus menyeberang sungai, mendaki gunung dan masih banyak yang lain. Namun dibalik semua yang kita hadapi baik itu buruk maupun kebaikan… PASTI ADA HIKMAHNYA.

Kawanku…!!!
Mari sama-sama kita perhatikan, apakah orang-orang sukses yang pernah kita dengar atau kita lihat?… Keberhasilan atau kesuksesan mereka berjalan dengan mulus?… saya jamin, TIDAK. Namun mereka sering berpola pikir salah satunya adalah Bagaimana merubah Ancaman menjadi Peluang. Contoh real dalam kehidupan nyata saya adalah Group Manager (GM) Saya di PT. Sungai Rangit, Bapak Cipto Basuki sering membuat Ancaman yang dihapi dijadikan beliau sebagai peluang.

Sekian dulu sobat…!!!
Masukan atau komentar anda sangat diharapkan.

Sukses buat Anda dan keluarga!

Budi Siregar SP
Internet Marketer & Agronomist

————————
Tempat berinvestasi yang benar-benar aman dan menguntungkan ada di MandiriInvesta. Klik DISINI!!!

Berlangganan Artikel… GRATIS! Masukkan Email Anda :


ANDA DIPERBOLEHKAN MENG-COPY ARTIKEL INI DAN MENAMPILKANNYA KE BLOG ANDA TANPA PERLU IJIN KE SAYA. NAMUN DILARANG MERUBAH ISI ARTIKEL!

**Langsung Copy-Paste artikel yg ingin anda ambil ke dalam Form Posting blog anda TANPA merubah apapun isi darinya, dan TAMBAHKAN kode berikut ini ke bagian bawah artikel tersebut (dalam model HTML) di blog anda. Silahkan tekan Ctrl+A di dalam kotak untuk meng-Copy kode di dibawah ini.


Incoming search terms for the article:

Popularity: 10%

  • Share/Bookmark

Hari Ini Sempurna

Suasana tahun baru masih belum lagi hilang. Barangkali diantara anda sudah membuat daftar-daftar apa yang akan anda lakukan dan raih di sepangjang tahun 2009 ini.

Sudah umum bagi kita, disetiap pergantian tahun, atau pada saat marayakan ulang tahun sendiri atau pada saat merayakan hari-hari besar lainnya kita selalu berharap bahwa hari esok akan menjadi lebih baik dari hari ini. Sebuah harapan yang tidak salah.

Namun sebenarnya dengan selalu berorientasi pada hari esok atau bahkan mengenang-mengenang hari-hari yang telah lewat, kita telah mengabaikan sebuah hari yang sangat penting, hari yang benar-benar sedang kita miliki untuk jalani, yaitu HARI INI!

Saat ini, yang dalam bahasa inggris disebut dengan “present” yang berarti “hadiah” adalah satu-satunya hari yang kita miliki.
Kemarin adalah kenangan, apapun yang terjadi pada saat itu, tidak bisa kita ubah lagi. Jika memang ada yang ingin kita perbaiki, maka kita perbaiki di hari ini.
Hari esok masihlah mimpi. Jika ada hal-hal yang ingin dicapai di hari esok, maka ia juga dipersiapkan di hari ini.

Saat ini, seperti saat-saat lainnya adalah saat yang sangat baik, jika kita tahu apa yang akan kita lakukan dengannya, alih-alih memusingkan masa lalu dan masa depan yang masih misteri.

Ketika kita mulai menganggap hari ini penting; melihat peluang dan melakukan yang terbaik, menciptakan sukses-sukses kecil pada hari ini, Iklas dengan apa-apa yang telah kita terima baik itu terhadap hal yang kita sukai ataupun tidak, mensyukuri terhadap hal-hal baik yang kita terima dan hal-hal buruk yang tidak menimpa kita. Maka kita bisa melihat dan rasakan, bahwa hari ini sungguh sempurna.

Dengan tidak menghakimi masa lalu yang telah kita jalani dan mengkhwatirkan masa depan, kita mulai menerima diri kita dengan apa adanya. Energi barupun muncul untuk melakukan hal-hal yang terbaik dan maksimal yang bisa kita lakukan pada saat ini. Menjalani hari-hari dengan cara seperti ini, dengan sendirinya kita sedang menciptakan masa depan yang baik.

Ada begitu banyak hal yang bisa kita lakukan disaat ini, dengan begitu banyak pilihan. Dengan menganggap setiap hari adalah hari yang sempurna, kita menjadi orang yang sangat ingin tahu dan menikmati proses dalam menemukan hal-hal yang patut kita syukuri dan terhadap sukses-sukses kecil yang kita ciptakan dan diciptakan kehidupan dalam hidup kita.

Kita mulai meraih mimpi dengan menjadi selaras dan mencintai saat ini. Hari ini adalah jalan yang terbaik untuk masa depan yang lebih baik. Menikmati proses menuju mimpi masa depan dengan melihat saat ini sebagai peluang untuk terus belajar dan bertumbuh untuk menjadi lebih dan lebih baik lagi. Dengan demikian kita berhenti mengeluh dan mencari-cari kesalahan, toh semua itu juga karena pikiran dan tindakan kita sendiri.

Kita mesti yakin bahwa hari ini sempurna, karena kita menikmatinya dengan cara kita masing-masing yang kita yakini kesempurnaannya.
Lihatlah diri kita menjadi bagian dari skenario besar alam semesta untuk menjadikan bumi ini menjadi tempat tinggal yang lebih baik.

Hari ini berharga dan sempurna, ia menjadi jendela ke masa lalu dan menjernihkan pelajaran yang disodorkannya dan menikmati hari ini dengan melakukan hal-hal yang terbaik dan optimal, maka masa depan menjadi kurang misterius.

Tindakan apa yang dapat anda lakukan sekarang juga untuk menjadikan hari ini semakin sempurna?

Berlangganan Artikel… GRATIS! Masukkan Email Anda :

Sumber : eCerdas

Popularity: 4%

  • Share/Bookmark

Belajar dari Laba-Laba

Ini adalah cerita yang selalu kuingat bila menghadapi kesulitan dan kegagalan. Kisah dari seekor makhluk kecil yang sering tak teramati oleh kita.

Di suatu sore hari, tampak seorang pemuda tengah berada di sebuah taman umum. Dari raut wajahnya tampak kesedihan, kekecewaan dan frustasi yang menggantung di sana. Dia sebentar berjalan dengan langkah gontai dan kepala tertunduk lesu, sebentar terduduk dan menghela napas panjang, kegiatan itu diulang berkali-kali seakan dia tidak tahu apa yang hendak dilakukannya.

Saat itu, tiba-tiba pandangan matanya terpaku pada gerakan seekor laba-laba yang sedang membuat sarangnya di antara ranting sebatang pohon tempat dia duduk sambil melamun. Dengan perasaan iseng dan kesal diambilnya sebatang ranting dan segera sarang laba-laba itupun menjadi korban kejengkelan dan keisengannya, dirusak tanpa ampun.
Perhatiannya teralih sementara untuk mengamati ulah si laba-laba. Dalam hati dia ingin tahu, kira-kira Apa yang akan dikerjakan laba-laba setelah sarangnya hancur oleh tangan isengnya?… Apakah laba-laba akan lari terbirit-birit atau dia akan membuat kembali sarangnya di tempat lain?…

Pertanyaan itu tidak membutuhkan jawaban untuk waktu yang lama. Karena si laba-laba kembali ke tempatnya semula, mulai mengulangi kegiatan yang sama, merayap-merajut-melompat, setiap helai benang dipintalnya dari awal, semakin lama semakin lebar dan hampir menyelesaikan seluruh pembuatan sarang barunya. Setelah menyaksikan usaha si laba-laba yang sibuk bekerja lagi dengan semangat penuh memperbaiki dan membuat sarang baru, kembali ranting si pemuda beraksi dengan tujuan menghancurkan sarang tersebut untuk kedua kalinya. Dengan perasaan puas dan ingin tahu, diamati ulah si laba-laba, apa gerangan yang akan dikerjakannya setelah pengrusakan sarang kedua kalinya?…
Ternyata untuk ketiga kalinya, laba-laba mengulangi kegiatannya, kembali memulai dari awal dengan bersemangat merayap-merajut-melompat dengan setiap helai benang yang dihasilkan dari tubuhnya, memintal membuat sarang sedikit demi sedikit.

Melihat dan mengamati ulah laba-laba, membangun sarang yang telah hancur untuk ketiga kalinya, saat itulah si pemuda mendadak sontak tersadarkan. Tidak peduli berapa kali sarang laba-laba dirusak dan dihancurkan, sebanyak itu pula laba-laba membangun sarangnya kembali, dengan giat bekerja tanpa mengenal lelah. Semangat binatang kecil ini SUNGGUH LUAR BIASA!!

Hal itu menimbulkan perasaan malu si Pemuda. Karena sesungguhnya si Pemuda berada di taman itu, dengan hati dan perasaan gundah karena dia baru saja mengalami satu kali kegagalan. Melihat semangat PANTANG MENYERAH laba-laba, dia pun berjanji dalam hati : Aku tidak pantas mengeluh dan putus asa karena telah mengalami satu kali kegagalan. AKU HARUS BANGKIT LAGI! berjuang dengan lebih giat dan siap memerangi setiap kegagalan yang menghadang, seperti semangat laba-laba kecil yang membangun sarangnya kembali dari setiap kehancuran.

AKU BISA… AKU PASTI BISA…
Seekor laba-laba yang kecil dan lemah saja selalu bersemangat menghadapi kehancuran, bahkan kehancuran satu-satunya sarang dan tempatnya mencari makan. Tak putus asa ketika mengalami kegagalan berulang kali. Karena kegagalan adalah bagian kecil dari proses kesuksesan.
Kegagalan bukan berarti kita harus menyerah apalagi putus asa, kegagalan itu berarti kita harus introspeksi diri dan berikhtiar lebih keras dari hari kemarin, selama kita masih memiliki tujuan yang menggairahkan untuk dicapai, tidak pantas kita patah semangat di tengah jalan, karena dalam kenyataannya, tidak ada sukses sejati yang tercipta tanpa melewati kegagalan.
JANGAN PERNAH TAKUT GAGAL! Seekor laba-laba kecil saja BISA, apalagi kita manusia yang berakal. AKU BISA, ANDA PASTI BISA!

-——
INGAT !!! Kesuksesan Anda bukan siapa-siapa yang menentukan melainkan ANDA SENDIRI yang menentukannya.

Quote of the day
Waspada dan awasi PIKIRAN sendiri setiap waktu. Agar terkendali & mampu menyingkirkan yang negatif, mengembangkan yang positif dan diarahkan untuk meraih sukses!
Percaya, bahwa apapun yang Anda pikirkan PASTI AKAN TERJADI...
Sehingga berhati2 dengan pikiran Anda...
Selalu pikirkan hal2 positif, karena dengan memikirkannya, sama saja Anda sedang menarik hal positif lainnya...
Jangan ijinkan sedikitpun ruang kosong di dalam pikiran Anda untuk hal negatif
INGAT : setiap hal PASTI ada hal positif di dalamnya...



Berlangganan Artikel… GRATIS! Masukkan Email Anda :



Incoming search terms for the article:

Popularity: 5%

  • Share/Bookmark

Content Protected Using Blog Protector By: PcDrome.
Register Login