Posted on

Terima kasih untuk sahabatku semua!

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Sahabatku semua….
Izinkan saya sebagai Admin BIC mengucapkan terima kasih kepada anda semua, karena sampai saat ini BIC semakin tumbuh dan berkembang. Hal ini tidak terlepas dari dukungan, kerjasama dan do’a dari teman-teman semua. Saya juga berterima kasih kepada teman-teman yang sudah memberikan seikhlasnya materi untuk layanan SMS dan pendapatan profit yang diperoleh dari forex untuk maintenance blog BIC ini.

Yakinlah saudaraku… 🙂
Saya akan selalu memberikan yang terbaik, karena sudah merupakan prinsip yang ada dalam diri ini, saudaraku. Jujur saja… kalau temanku semua bahagia… saya akan turut merasakan kebahagiaan. Justru itu, mari kita jadikan BIC ini sebagai sarana belajar sambil meniti jembatan untuk mencapai kebebasan finansial. Amiinn…!. Bukan hanya itu, BIC juga memberikan kemudahan dan keuntungan terhadap anda, win win solution kan?…

Sahabatku…!!!
Kalau ada masukan atau saran demi kemajuan blog BIC, saya sangat mengharapkannya. Saya juga mengucapkan mohon maaf, jika layanan BIC selama ini kurang memuaskan Anda semua. Saya sudah berusaha maksimal agar selalu memberikan yang terbaik. Mari kita sama-sama berdo’a agar kita selalu diberikan kesehatan dan rejeki yang halal, sehingga kita bisa memberikan yang lebih baik untuk orang-orang yang kita cintai.

Oh ya…
Kalau ada temanku, punya tulisan (artikel) silahkan diposting di BIC ini melalui member area Anda. Saya akan publish sepanjang artikel tersebut tidak mengandung SARA, Pornografi dan unsur kriminal lainnya.

Info Buat Member PREMIUM
Nantikan artikel-artikel yang akan saya berikan berdasarkan pengalaman terutama yang menyangkut forex. Maaf temanku semua, artikel-artikel yang akan saya tampilkan hanya khusus untuk member PREMIUM. Artikel yang dimaksud di sini adalah Strategi tambahan agar bisa profit di forex, berdasarkan pengalaman pribadi saya. Sabar ya… he he he. Saya akan beri kabar, kalau sudah saya online kan.

Makanya… bagi yang belum bergabung di BIC, Silahkan bergabung (gratis kok). Klik disini.
Untuk mendapatkan layanan prima dari BIC, silahkan Upgrade keanggotaan anda menjadi PREMIUM MEMBER.

Sekian dulu!

Salam sukses dan profit dari BIC

Posted on

Kenapa belum sukses-sukses?

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Sebelumnya kita sepakat dulu mengenai definisi sukses. Sukses adalah mencapai apa yang kita inginkan. Baik itu dalam bidang akademis, finansial, sosial dan lain-lain.

Dibidang akademik misalnya. Kita anggap saja bahwa indikator yang kita berikan untuk kesuksesan akademik adalah ketika kita telah menyandang gelar Doktor.

Jika ada pertanyaan nanti kenapa kita belum sukses di bidang akademik? Maka jawabannya jelas karena kita belum Doktor.

Kenapa belum jadi Doktor? Karena masih sekolah, atau belum memenuhi langkah-langkah yang disyaratkan untuk menyandang gelar Doktor tersebut.

Semakin tinggi kualifikasi yang kita inginkan ketika menjadi Doktor (gelar Doktor dari Universitas terkenal, luar negeri, Cumlaude, Doktor termuda dll), maka semakin tinggi daya juang yang akan kita berikan.

Demikian juga halnya dengan kesuksesan Finansial. Katakanlah indikator sukses finansial yang kita berikan adalah jika telah memiliki penghasilan Rp 5 juta per bulan tanpa perlu bekerja. Atau jika kita berhenti/diberhentikan dari pekerjaan yang sekarang, kondisi finansial akan tetap aman sampai 5 tahun mendatang.

Nah, jika ada pertanyaan kenapa kita belum sukses finansial? Maka jawabannya adalah kerena belum memiliki passive income Rp 5 juta perbulan. Atau jika pekerjaan sekarang tidak ada lagi, maka kondisi kuangan hanya mampu menanggung sampai 3 bulan.

Semakin tinggi kualifikasi kekayaan dan keamanan finansial yang kita inginkan, maka semakin tinggi daya juang yang akan kita berikan.

Dan karena kita tidak ingin perjuangan yang kita berikan sia-sia, maka perlu dipertanyakan lagi.

Apakah jalur pendidikan yang sedang kita tempuh saat ini akan membawa kita ke gelar doktor sesuai dengan kualifikasi yang kita inginkan?

Apakah pekerjaan atau bisnis yang saat ini sedang kita jalani akan membawa kita pada kualifikasi kekayaan finansial yang kita impi-impikan? pada waktu yang telah kita tentukan?

Kalau demikian kita harus evaluasi kembali bagaimana peluang jenjang karir di tempat kita bekerja atau peluang perkembangan penghasilan pada bisnis kita.
Apakah memang ada jalannya untuk mengantar kita pada cita-cita?

Namun jika jalur pendidikan yang kita tempuh telah benar untuk jadi Doktor, jenjang karir atau jalur bisnis yang kita tempuh juga telah benar dapat membawa kita kepada kebebasan finansial. Lalu kenapa tidak sukses-sukses juga?

Well, sepertinya telah tiba saatnya mengarahkan telunjuk kepada diri sendiri!

Berlangganan Artikel… GRATIS! Masukkan Email Anda :

Sumber : eCerdas