Posted on

Enam Fokus Strategi Region 1 Tahun 2014 I 1. Maksimalisasi Produksi

  • 6
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    6
    Shares

Mission Statement Region 1 BGA:
“Perkebunan Bertopografi Berbukit/Bergelombang, Berproduktifitas Tinggi, Sustain dengan Biaya Terkendali”

Strategi pertama ini “Maksimalisasi Produksi”, dapat dilakukan melalui beberapa tindakan:
1. MAKSIMALISASI EKSPLOITASI PRODUKSI TBS
a. Rotasi panen 4 kali/bulan dengan interval panen maksimum 7 hari sepanjang tahun (kecuali TT 2011 boleh 2 – 3 rotasi dengan interval 10 – 15 hari).
b. Konsistensi dan Disiplin Implementasi BHS Plus (Ancak giring tetap, Ancak ploting bergerak, Ancak Ploting Tetap, Peta Master Ancak Panen dan Daftar Tabulasi Ancak).
c. Penuntasan Rehabilitasi Problematika Areal.
c.1. Perbaikan akses ke pokok (A-2) (teras interrow), pembuatan platform di areal miring/berbukit yang sebelumnya tidak ada teras.

Continue reading Enam Fokus Strategi Region 1 Tahun 2014 I 1. Maksimalisasi Produksi

Posted on

Strategi Percepatan Rotasi Panen

  • 1
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    1
    Share

Strategi percepatan rotasi panen keboler, melalui tindakan:
1. Memanen buah yang matang: brondol 5 alami di piringan atau sudah lepas dari tandan.
2. Meningkatkan output pemanen melalui perbaikan areal panen, cek kesiapan alat dan efektifitas/efisiensi waktu yang digunakan.
3. Mengkondisikan kerja sampai sore dan panen pada hari Minggu.
4. Menanamkan di otak pemanen, bahwa pemanen itu berpotensi utk mendapatkan penghasilan lebih melalui lebih basis janjang yang mereka dapatkan.
Salam sukses dan peningkatan output panen yang luar biasa. Tksh, Semoga bermanfaat!.

Posted on

Konsolidasi Areal yang Tidak Bisa Dipanen

  • 1
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    1
    Share

Pemandu 1 : Budi Siregar ( EM BMKE )
Pemandu 2 : A. Rahman Siregar (Askep BMKE)
Narator : Andri Wiyanto ( Asisten Divisi 05 BMKE )
Peserta : Mandor 1 dan supervisi All Divisi BMKE
Tema : Konsolidasi Areal yang Tidak Bisa Dipanen

Piringan Manual Menggunakan Cangkul
Piringan Manual Menggunakan Cangkul

Kegiatan simulasi ini dilakukan pada tanggal 29 Mei 2012 dan dipilih Blok P39 Divisi 04 BMKE. Tujuan dilakukannya kegiatan ini untuk melatih cara analisa berpikir bagi semua supervisi BMKE dalam menghadapi kondisi areal yang sulit bagi pemanen untuk panen dan item pekerjaan lain seperti pemupukan dan perawatan chemist sehingga pemanen dan karyawan perawatan mudah dalam menjalankan pekerjaan. Pada dasarnya, simulasi kali ini untuk melatih cara analisa berpikir supervisi sehingga dalam mengerjakan pekerjaan seefektif mungkin. Kegiatan simulasi ini dihadiri oleh 36 peserta dari semua Divisi dan Estate BMKE.
Simulasi konsolidasi areal tidak bisa dipanen dilakukan dalam waktu 45 menit, terbagi atas 6 kelompok dan masing-masing kelompok terdiri dari 6 peserta dari berbagai divisi. Alat yang digunakan berupa cangkul untuk membuat pasar angkong ataupun pasar pikul, dodos untuk pruning, parang untuk terbas gawangan dan rempes pelepah. Salah satu peserta di setiap kelompok bertugas sebagai timer untuk kalibrasi setiap pekerjaan dan notulen pekerjaan masing-masing pekerjaan. Setiap tim diberi 1 pasar untuk menyelesaikan tugasnya dalam waktu 30 menit dan sisa waktu (15 menit) untuk melakukan konsolidasi pokok doyong sebanyak 2 pokok besar. Continue reading Konsolidasi Areal yang Tidak Bisa Dipanen