BGA News Perkebunan

4 Cara Ampuh Meningkatkan dan Mempertahankan Kelangsungan Produksi di Perkebunan Kelapa Sawit

Produksi yang tinggi dengan kualitas prima (OER dan KER tinggi), harapan ideal planters atau pemilik perusahaan perkebunan kelapa sawit. Semua itu bisa diperoleh dengan keseriusan, disiplin dan konsisten dalam menerapkan praktek-praktek kerja terbaik di perkebunan kelapa sawit.
Menurut pengalaman saya yang sudah teruji dan terbukti, apa aja tindakan-tindakannya:
1. Stop Clean Weeding
2. Haram Over Prunning
3. Aplikasi Pupuk Tepat dan Benar
4. Cross Wise Frond Stacking

Alas berondolan dan Susunan TBS di TPH
Alas berondolan dan Susunan TBS di TPH

Penjelasan:
1. Stop pembotakan areal (clean weeding)
Dampak dari praktek clean weeding yang salah:

  • Pemborosan material herbisida dan bertambahnya biaya di upah tenaga kerja.
  • Tingkat penguapan tanah (evaporasi) semakin meningkat, sehingga kandungan air tanah cepat sekali berkurang. Air di dalam tanah berperan sekali dalam pelarut unsur hara, aliran massa dan reaksi yang terjadi di dalam tanah.
  • Laju tingkat pencucian (erosi) semakin meningkat, yang membawa lapisan permukaan tanah (top soil) yang kaya kandungan unsur hara (bahan organik, pupuk yang diberikan dan kandungan hara di dalam tanah). Jika hal ini dibiarkan terus menerus tanpa tindakan konservasi, sudah bisa dipastikan lama kelamaan tanah akan semakin kritis (miskin hara).
  • Kandungan bahan organik dan mikroba tanah semakin berkurang. Bahan organik dan mikroba di dalam tanah bermanfaat sekali dalam menjaga kesuburan tanah dan meningkatkan serapan hara tanah, melalui proses khelasi (chelate). Mikroba sebagai dekomposer pada tanah yang vegetasi penutupnya gundul, jumlahnya lebih sedikit jika dibandingkan dengan tanah vegetasi penutup tanahnya terjaga dengan baik.

2. Over Prunning Diharamkan
Over Prunning merupakan tindakan yang diharamkan, kenapa ya?… Pelepah dalam jumlah optimal (48 – 56 pelepah) harus dijaga selalu, agar proses metabolisme (fotosintesis) berlangsung dengan baik. Proses fotosintesis menghasilkan karbohidrat. Karbohidrat yang terbentuk akan ditranslokasikan ke pembesaran batang, pertambahan jumlah daun dan pembentukan bunga/buah.
Jika jumlah pelepah berkurang dari jumlah optimal tersebut, maka pembentukan karbohidrat juga akan berkurang. Dampak fisiologis tanaman, jika over prunning biasanya bunga yang terbentuk menjadi bunga jantan dan penurunan BJR.

3. Aplikasi Pemupukan Tepat dan Benar
Masih segar ya diingatan kita tentang 5T (tepat cara, tepat dosis, tepat waktu, tepat sasaran dan tepat administrasi)… Ya ya ya. Pupuk merupakan material yang mahal dan bermanfaat sekali dalam mensuplai hara yang dibutuhkan tanaman, waktu koreksi kesalahan sangat pendek serta sangat dibutuhkan banyak orang, maka aplikasi pupuk berprinsip zero tolerance (tanpa ditoleransi).
5T itu harus jadi acuan utama diterapkan dan benar dalam aplikasinya. Pupuk yang benar, nyata sekali memberikan dampak dalam peningkatan BJR (short term impact) dan peningkatan produksi (medium and long term impact), makanya aplikasi pupuk dikatakan tindakan membuat buah (yield enhancement).
Dalam aplikasi pupuk perlu diperhatikan sequence pemupukan, kandungan air tanah (relative humidity), volume curah hujan, jenis tanah, topografi tanah (berbukit atau low land) dan keamanan.

4. Susun Pelepah Zig Zag
(Cross Wise Frond Stacking)
Tindakan susun pelepah ini merupakan tindakan yang tidak butuh biaya, namun manfaatnya sangat besar sekali. Pekerjaan ini langsung dicover oleh tenaga kerja pemanen.
Apa sih?… manfaat susunan pelepah zig zag ini….

  • Mampu menekan pertumbuhan gulma, sehingga rotasi pengendalian gulma lebih panjang.
  • Menekan laju aliran permukaan (run off), sehingga pencucian hara bisa lebih diminimalisasi.
  • Mengurangi tingkat penguapan (evaporasi) dan menjaga kelembaban tanah.
  • Menambah kandungan bahan organik, melalui proses pelapukan yang terjadi.
  • Mempercepat vegetasi penutupan tanah (ground management) karena lebih tersedia nya kandungan air tanah, bahan organik dan hara di dalam tanah.
  • Secara tidak langsung meningkatkan ketersediaan hara di dalam tanah.

Budaya Apel Sore dan Hands On BGA
Budaya Apel Sore dan Hands On BGA

Empat dari tindakan di atas, tiga diantaranya (kecuali aplikasi pupuk) cenderung tanpa biaya, namun memberikan pengaruh yang besar terhadap peningkatan produksi dan kelangsungan produksi di perkebunan kelapa sawit.

Semoga bermanfaat !

Keyword:
peningkatan produksi, over prunning, clean weeding, susunan pelepah zig zag, aplikasi pupuk 5T, bahan organik, unsur hara, kelembaban tanah, air tanah, evaporasi, metabolisme, erosi, jumlah pelepah, mikroba tanah, khelasi, chelate

#KamiMAUKamiJugaBISA
#TanpaTAPITanpaNANTI
#LandingLanguage
#LandingPosition

Sharing is caring!

URL singkat : http://bit.ly/2MOTFZ8
The following two tabs change content below.
Agronomist, Investor, Trader Forex, Reseller dan Internet Marketer. Saat ini saya bermitra dengan SkyWay (Investasi Saham Real Proyek), Program CryptoUnit, Duyunov's Motor, Aquix, PT. Melia Sehat Sejahtera - MLM No 1 di Indonesia dan Reseller beberapa produk terlaris. Hal ini memberikan solusi bagi kawan-kawan yang menginginkan pekerjaan dan sumber penghasilan tambahan. Mau informasi selengkapnya tentang Kami, silahkan lihat [ IdentitasKu ] [ PendidikanKu ] [ PekerjaanKu ] dan dapat dilihat di profil social media Kami. Filosofi : Tidak ada kata GAGAL, yang ada hanya SUKSES atau BELAJAR - Semangat pantang menyerah. Target atau Goal yang sudah dibuat harus diberikan Perhatian, Energi dan Fokus. MAU berubah hidup 180 derajat?. KUASAI Kekuatan pikiran, kekuatan perasaan dan kekuatan spiritual. Perbanyak tindakan #JustDoIt, karena dengan bertindak pasti ada hasil. Sabar, tetap semangat dan maju terus meraih impian. Sukses buat kita semua !. Kami dapat dihubungi di No: 0811 5018 144 - 0812 4844 544 (Telp/WA), eMail : support@impianclub.com.

Related posts

Silahkan berikan komentar Anda - Pembelajaran Buat Kita Semua

shares
0

Your Cart