Activity Arahan Manajemen BGA Informasi Perkebunan Kelapa Sawit

BJR sebagai Parameter Kontrol Efektifitas Manajemen Produksi

HARUS CEMAS KARENA BERAT JANJANG RATA-RATA (BJR) FLUKTUATIF, DAN BAHKAN ADA YANG MENURUN DARI TAHUN LALU. MENJADIKAN BJR SEBAGAI PARAMETER KONTROL EFEKTIFITAS MANAJEMEN PRODUKSI (BUAT BUAH DAN PANEN BUAH)

Dear all RH, AC.

Agar bapak-2 RH dan AC memberikan perhatian terhadap Berat Janjang Rata-rata (BJR). Data BJR bulanan tahun ini sulit dianalisa karena fluktuatif, dan bahkan turun dari tahun 2018 lalu.

BJR adalah salah satu bagian dari faktor kali produksi (selain pokok produktif/Ha dan Janjang/pokok). Data BJR yang akurat dapat digunakan untuk mengevaluasi sejauh mana manajemen operational yang berkaitan dengan pembentukan buah maupun memanen buah sudah dilaksanakan dengan benar meliputi efektifitas pemupukan, canopy management, soil moisture management, kecukupan populasi Elaeidobius sp. dan sebagainya.

Rekap BJR, kg per jjg sd Nopember 2019
Rekap BJR, kg per jjg sd Nopember 2019

Dari hasil kunjungan lapangan, kami menyimpulkan perhatian terhadap BJR sangat lalai. Tidak ada kecemasan atau tindakan kongkrit yang dilakukan jika terjadi BJR menurun dari bulan sebelumnya. Staf lapangan tidak konsisten melakukan surprise cek pencatatan jumlah janjang oleh kerani panen di TPH; banyak kejanggalan pencatatan jumlah janjang dalam Buku Penerimaan Buah (BPB) yang tidak dideteksi oleh asisten karena asisten asal paraf sedangkan atasannya tidak pernah mememeriksanya; tidak memanfaatkan data pemeriksaan QA di PKS yang melaporkan adanya selisih antara SPB dengan actual janjang diterima di PKS; tidak konsisten melakukan pemeriksaan fruit set sewaktu quality cek buah di TPH, dll. Dikuatirkan dengan perubahan system pembayaran premi panen berbasis janjang ke pembayaran berbasis tonase, mengakibatkan kurangnya perhatian terhadap akurasi pencatatan jumlah janjang, padahal dengan pembayaran berbasis tonase masih sangat memungkinkan terjadi manipulasi premi panen melalui arisan janjang.

Dalam periode 3 bulan terakhir, hanya Region 4A dan Region 7 yang menunjukkan data BJR konsisten meningkat setiap bulannya. Ini mengindikasikan hanya 2 region ini yang konsisten dan focus melakukan monitoring dan pengawalan panen menggunakan parameter kontrol data BJR, karena idealnya jika manajemen buat buah dan panen buah dilakukan secara benar maka BJR setiap bulan akan meningkat.

Silahkan Baca :  Bagaimana Cara Membuat Team Bertambah Semangat ?

Ke depan diharapkan RH dan AC menanamkan kepada jajaran di bawahnya untuk lebih focus menjadikan perhatian terhadap data BJR sebagai parameter kontrol, melalui mekanisme surprise cek penghitungan jumlah janjang di TPH, cek pencatatan janjang di BPB, memanfaatkan data pemeriksaan QA, penghitungan fruit set sewaktu quality cek grading buah di TPH, mempersoalkan jika terjadi data BJR yang fluktuatif apalagi menurun untuk mencari tahu kemungkinan penyebabnya, dll. Jangan berharap anak buah kita memberikan perhatian terhadap data BJR, jika kita tidak pernah mempersoalkan atau menunjukkan perhatian terhadap data BJR. Anak buah kita adalah refleksi dari diri kita.!!!
Terima kasih.

Sumber : M. Zazali (Production Quality Improvement Cyrcle, PQIC)

Sharing is caring!

The following two tabs change content below.
SWIG CRU VIP Club

Related posts

Silahkan berikan komentar Anda - Pembelajaran Buat Kita Semua

Hosting Unlimited Indonesia
Ambil Keputusan Sekarang untuk Perubahan Hidup Anda - Take Action Sekarang dengan Komunitas Dash2 untuk Meraih Income Eksponensial di Bisnis eCommerce
0

Your Cart