Bumitama Gunajaya Agro, Kemitraan Tanggung Jawab Perusahaan

Berita Bumitama Gunajaya Agro yang diulas oleh Majalah Media Perkebunan dengan rubrik “CSR” dari halaman 36 sampai dengan halaman 41 dengan judul “Bumitama Gunajaya Agro, Kemitraan Tanggung Jawab Perusahaan” yang menceritakan mengenai kemitraan dengan membangun plasma bukan kewajiban tetapi tanggung jawab perusahaan. Menurut Bapak Priyanto Puji Sulistiyo selaku Deputy COO BGA, sejak awal membangun kebun, BGA sudah langsung menyepakati kebun plasma kemitraan dengan masyarakat. Hal tersebut merupakan komitmen BGA untuk meningkatkan perekonomian pedesaan dengan meningkatkan kesejahteraan petani.

Agenda pengembangan kebun kemitraan BGA adalah memberdayakan koperasi melalui peningkatan pendapatan, mempercepat redistribusi aset masyarakat, membangun kerjasama usaha yang berkesinambungan serta menimbulkan efek ganda terhadap sektor lain. Saat ini BGA Group telah membina dan bekerjasama dengan 20.735 KK anggota kemitraan melalui 26 lembaga koperasi. Anggota kemitraan tersebut sebagian besar juga berperan sebagai tenaga kerja perawat dan panen.

Kemitraan BGA
Kemitraan BGA
Selain itu, dalam rubrik CSR juga mengulas tentang Sustainability dan CSR dari Bumitama Gunajaya Agro yang menyampaikan bahwa BGA Group merupakan sebuah perusahaan perkebunan swasta yang telah melakukan IPO di Singapura pada tahun 2012. Saat ini BGA sedang dalam proses mendapatkan sertifikasi ISPO dan RSPO masih proses sertifikasi pada perusahaan yaitu PT. KMB dan PT. WNL. Sedangkan pada perusahaan lain, masih dalam process assesment. Menurut Priyanto PS, Deputy COO BGA Group setelah kita masuk era sustainability saat ini, dengan komitmen menerapkan prinsip dan kriteria RSPO, maka sebagai konsekuensinya adalah target tanam menjadi berkurang. Hal ini dikarenakan harus ada rencana penanaman baru. Ke depan, demi environmental sustainability, BGA secara serempak akan melakukan sertifikasi ISPO dan RSPO untuk semua kebun, tidak lagi bertahap satu atau dua kebun. ISPO memang bersifat wajib sehingga harus diikuti, sedang untuk RSPO walaupun bersifat sukarela, BGA juga berkomitmen tetap mengikuti. Hal ini merupakan strategi usaha, supaya semua pihak bisa menilai bahwa sustainability BGA dilakukan secara sungguh-sungguh, fair dan bisa dilihat oleh siapapun. Sedang Grand Design CSR (Corporate Social Responsibility) BGA adalah untuk tujuan akhir peningkatan kesejahteraan (ekonomi) masyarakat berbasis peningkatan pendidikan. Sebagai realisasi konsep ini, BGA melakukan pendekatan melalui pendidikan formal dan informal. Pendidikan formal diwujudkan dengan mengadakan sarana dan prasarana memalui PAUD, SD, SMP dan SMA. Selain itu, perusahaan memberikan beasiswa kepada mereka yang berprestasi, untuk dikirim ke Perguruan Tinggi Pertanian dan diharapkan ke depan menjadi kader perkebunan.

Silahkan Baca :  Tindak Lanjut Tular Ajar Operator Genset, Penuntasan Pisangan dan Bambu di SMNE 4

Berita tersebut ditulis di Majalah Media Perkebunan Edisi 122, Januari 2014

Semoga bermanfaat.
BGA SATU, BGA JAYA.

Gabung Sekarang di Support System PayTren ImpianClub

Sharing is caring!

URL singkat : http://bit.ly/1bvJqRP
Bumitama Gunajaya Agro, Kemitraan Tanggung Jawab Perusahaan
SWIG CRU VIP Club

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hosting Unlimited Indonesia
Kembali ke Atas
shares
0

Your Cart

%d blogger menyukai ini: