Arahan Manajemen BGA Informasi Perkebunan Kelapa Sawit

Cara Ampuh Mengejar Target Produksi BGA Tahun 2019 – Arahan Manajemen, Kebijakan Terkait Panen dan Pengolahan di PKS

Dear all RH, AC.
Mempertimbangkan :

  1. Pencapaian produksi seluruh BGA sampai dengan hari ini sebesar 2,82 juta ton (75% terhadap budget), masih minus 3% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
  2. Komitmen Manajemen kepada pemegang saham (owner), bahwa target produksi tahun ini minimal 3,41 juta ton (didasarkan produksi actual s/d Agustus + BBC-3) agar masih ada growth sekitar 2% dibandingkan tahun lalu.
  3. Produksi harian rata-rata bulan November ini (s/d tgl 11) hanya 10.990 ton, masih jauh dari target yang seharusnya (14.038 ton/hari).
  4. Prosentase pencapaian BBC-3 sampai dengan hari ini all BGA hanya 54% (Kalteng 55%, Kalbar 51%, Riau 69%). Region dengan pencapaian terendah adalah Region 4B (43%), Region 7 (44%), dan Region 3 (52%); sedangkan pencapaian terendah untuk tingkatan area adalah Area 7B (35%), Area 10 (44%), Area 5B (49%), Area 8B (52%), Area 7A (53%) dan Area 3B (53%).
  5. Posisi saat ini, masih terdapat pusingan panen yang terlambat (Inti > 7 hari, Plasma > 9 hari) seluas 12.998 Ha atau 8% dari luas areal dipanen, terdiri dari Kalteng 8.670 Ha (8%), Kalbar 4.041 Ha (6%) dan Riau 287 Ha (13%). Pusingan panen yang terlambat terjadi di semua area, terutama Area 1, Area 2, Area 8B dan Area 9.
  6. Banyaknya hari libur pada bulan Desember, sangat beresiko umur pusingan panen menjadi panjang jika tidak dilakukan preparasi normalisasi pusingan panen sejak awal.

Menetapkan perlunya dilakukan kebijakan terkait panen dan pengolahan di PKS sebagai berikut :

  1. Umur pusingan panen di semua area/estate/divisi dipastikan pada minggu ketiga bulan November sudah normal seluruhnya dan selanjutnya pengaturan Interval Panen dan MRS (Tidak ada kebijakan potong buah Unripe) mengikuti patron yang tercantum dalam tabel berikut ini.
  2. Schedule Pengelolaan Panen BGA untuk Bulan Nopember dan Desember 2019
    Schedule Pengelolaan Panen BGA untuk Bulan Nopember dan Desember 2019

  3. Memastikan kecukupan unit transport (kawalan langsung RH, AC) agar tidak terjadi restan. Mencadangkan dana kontanan angkutan buah dan panen untuk antisipasi jika terjadi lonjakan produksi secara temporer.
  4. PKS menyesuaikan lama waktu perebusan (% underripe meningkat) agar tidak terjadi peningkatan % USB.
  5. Kadar FFA minyak produksi rendah (interval panen pendek, % underripe naik), PKS harus memaksimalkan recycling MIKO dengan memanfaatkan seluruh potensi MIKO yang ada (dilakukan juga mutasi MIKO antar PKS) tetap mengacu standar kualitas minyak produksi.
  6. Pengaturan penerimaan buah di PKS (pada hari kerja dan hari libur) agar sinkron dengan kegiatan produksi di estate; termasuk memaksimalkan utilisasi pengolahan PKS yang memiliki performa (OER, KER) lebih tinggi dibandingkan PKS sepupu.
  7. Engineering HO dan MOD memastikan semua PKS kondisi “ready” mengolah seluruh potensi produksi yang ada, tidak boleh sering “on off” akibat human error. Penggantian part sesuai life time harus direncanakan dengan baik.

Demikian arahan operational ini disampaikan untuk dipedomani dan dilaksanakan di lapangan. Kebijakan yang diatur dalam arahan ini berlaku sampai akhir tahun; secara kontinyu akan kami evaluasi dan jika ada perubahan akan disampaikan kemudian. “Never Give up

Sumber : Bapak M. Zazali
(Production Quality Improvement Cyrcle, PQIC)

Sharing is caring!

The following two tabs change content below.
SWIG CRU VIP Club

Related posts

Silahkan berikan komentar Anda - Pembelajaran Buat Kita Semua

Hosting Unlimited Indonesia
Ambil Keputusan Sekarang untuk Perubahan Hidup Anda - Take Action Sekarang dengan Komunitas Dash2 untuk Meraih Income Eksponensial di Bisnis eCommerce
0

Your Cart