Motivasi Diri

Frekuensi Penglihatan Seseorang Sangat Berpengaruh Terhadap Perilakunya

Perubahan perilaku seseorang sangat dipengaruhi oleh lingkungan (environment).  Seseorang cenderung menjadi orang sukses, jika berada di lingkungan yang : 

Sering melihat yang indah, tanpa disadari dapat mempengaruhi perilaku siapapun yang melihatnya
Sering melihat yang indah, tanpa disadari dapat mempengaruhi perilaku siapapun yang melihatnya
“berpikiran maju, disiplin dalam bertindak, fokus terhadap tujuan, semangatnya luar biasa, motivasi ingin berhasil, berani dalam bertindak dan mengambil kesimpulan, tidak mudah menyerah, punya rencana yang jelas sebelum bertindak, just do it, every body no body, mengikuti perubahan, selalu belajar dan upgrade diri”.

Dalam praktek keseharian mengelola karyawan yang melibatkan usaha perkebunan “padat karya”, perubahan perilaku keseharian mereka sangat dipengaruhi apa yang sering mereka lihat sehari-hari. Tindakan nyata yang dapat dilakukan :

Ajak karyawan untuk membuat lingkungan mereka bersih, tertib, indah , aman, nyaman dan sehat. Jika ini sudah tertanam dalam hati sanubari karyawan, tanpa disadari perilaku mereka juga akan mengarah kepada yang sering mereka lihat tersebut. Dalam hal ini budaya memberikan contoh harus dikedepankan secara disiplin dan konsisten.

Sering memberikan pemahaman ke karyawan. Bisa pada waktu sarasehan, simulasi kerja, kegiatan keagamaan, kegiatan jum’at bersih dan pemasangan sign board “Guna Hidup Bersih, Indah, Sehat dan Tertib“. Pemahaman apa yang diberikan: pentingnya budaya hidup bersih dan sehat, enaknya berada dalam lingkungan yang indah penuh dengan beraneka ragam bunga, hidup yang teratur dan tertib.

Yakinkan ! ke karyawan “lingkungan bersih, indah, tertib, nyaman, aman dan sehat”, tanpa disadari produktifitas kerja meningkat. Secara otomatis penghasilan mereka juga bertambah, masa depan mereka semakin baik dan mereka akan semakin betah bekerja.

Tingkatkan kepercayaan (trust) karyawan melalui tindakan: pemenuhan hak dan berlaku adil serta bijaksana. Karyawan – lingkungan – hak – kepercayaan merupakan suatu rantai siklus yang saling berhubungan. Jika satu sisi dari mata rantai tersebut terganggu akan terganggu juga keseimbangan pergerakan rantai siklus tersebut. Potensi putusnya rantai bisa terjadi, jika ada gangguan dari komponen rantai tersebut tidak cepat diatasi.

Silahkan Baca :  Hashtags BKCE 2016 #CostMindet All Supervisi

Semua yang diulas di atas harus dengan kesabaran, keyakinan, disiplin dan konsisten dalam menghadapi setiap proses yang terjadi. Hasil akhir dari tindakan ini “terjadi perubahan perilaku baik karyawan, produktifitas kerja meningkat, penghasilan mereka meningkat, kebetahan dalam bekerja dan rasa segan serta mereka sadar bekerja sesuai tugas dan tanggung jawabnya”.

Semoga bermanfaat !

Salam Planters ! “Jangan pulang sebelum pergi”.

The following two tabs change content below.

Sharing is caring!

SWIG CRU VIP Club

Related posts

Silahkan berikan komentar Anda - Pembelajaran Buat Kita Semua

Hosting Unlimited Indonesia
shares
error: Content is protected !!
0

Your Cart