Tausiah Agama

( Istri Nabi ) Betapa Mulianya Siti Aisyah RA. “Ummul Mukminin”

( ISTRI NABI ) BETAPA MULIANYA SITI AISYAH RA. “UMMUL MUKMININ”

Dalam kehidupan berumah tangga, Ummul Mukminin Aisyah merupakan guru bagi setiap wanita di dunia sepanjang masa. Ia adalah sebaik-baik istri dalam bersikap ramah kepada suami, menghibur hatinya, dan menghilangkan derita suami yang berasal dari luar rumah, baik yang disebabkan karena pahitnya kehidupan maupun karena rintangan dan hambatan yarig ditemui ketika menjalankan tugas agama.

Ummul Mukminin Aisyah ra adalah seorang istri yang paling berjiwa mulia, dermawan, dan sabar dalam mengarungi kehidupan bersama Rasulullah SAW yang serba kekurangan, hingga pernah dalam jangka waktu yang lama di dapurnya tidak terlihat adanya api untuk pemanggangan roti atau keperluan masak lainnya. Selama itu mereka hanya makan kurma dan minum air putih.

Dari Anas bin Malik berkata: “Rasulullah SAW bersabda: “Keutamaan Ummul Mukminin Aisyah ra atas wanita / istri yang lain seperti keutamaan tsarid (roti yang direndam dalam kuah) atas makanan yang lain”. Dari Ummul Mukminin ra berkata: “Bahwasanya Malaikat Jibril kepada Nabi dengan membawa gambar Ummul Mukminin Aisyah ra pada sobekan kain sutera hijau, maka Jibril berkata: “Ini adalah istrimu di dunia dan di akhirat”. Dia adalah gurunya kaum laki-laki, seorang wanita yang suka kebenaran, putri dari seorang laki-laki yang suka kebenaran, yaitu Khalifah Abu Bakar dari suku Quraisy At-Taimiyyah di Makkah, ibunda kaum mukmin, istri pemimpin seluruh manusia, istri Nabi yang paling dicintai, sekaligus putri dari laki-laki yang paling dicintai Rasulullah SAW.

Dari Amr bin Al Ash bahwasanya Rasulullah saw menjadikannya sebagai panglima dalam perang Dzatu As Salasil, ia berkata: “Maka aku mendatanginya dan berkata padanya: “Wahai Rasulullah, siapakah yang paling engkau cintai?”, Ummul Mukminin Aisyah,” dari laki-laki?, Rasulullah berkata: “Bapaknya”. Selain itu Aisyah adalah wanita yang dibersihkan namanya langsung dari atas langit ketujuh, hal ini tampak ketika terjadi peristiwa haditsul ifqi. Dia juga adalah wanita yang telah membuktikan kepada dunia sejak 14 abad yang lalu bahwa seorang wanita memungkinkan untuk lebih pandai daripada kaum laki-laki dalam bidang politik atau strategi perang,

Ummul Mukminin Aisyah ra adalah seorang yang banyak beribadah kepada Allah SWT, bertahajud, sholat, dan puasa, ia sangat bersungguh-sungguh dalam berpuasa sehingga bisa dikatakan bahwa ia melakukan puasa dahr (puasa sepanjang tahun), ia tidak berbuka kecuali hanya pada hari raya iedul fitri dan iedul adha.

Ummul Mukminin Aisyah ra juga adalah seorang yang sangat pemalu sekali, sehingga suatu ketika ia memasuki tempat dimana Rasulullah dan Abu Bakar dimakamkan, ia melepaskan pakaian luarnya (dalam tarjamah alquran maksudnya adalah menaggalkan pakaian luar, yang jika pakaian luar tersebut dibuka tidak menampakkan auratnya, ini karena wanita muslimah biasanya dalam memakai pakaian mereka tidak hanya memakai satu lapis pakaian saja, akan tetapi mereka mengenakan beberapa lapis pakaian) dan berkata: “Sesungguhnya ia adalah suamiku, dan ia adalah ayahku”, akan tetapi ketika Umar bin Al Khottob ra juga dimakamkan di tempat tersebut, Ummul Mukminin Aisyah ra tidak lagi melakukan hal tersebut, bahkan ia akan mengikat kuat-kuat pakaiannya karena rasa malunya terhadap Umar bin Al Khottob ra.

Dia adalah putri Abu Bakar As Shiddiq , yang Rasulullah SAW lebih suka memanggilnya “Humaira”. ‘Aisyah binti Abu Bakar Abdullah bin Abi Kuhafah berasal dari keturunan mulia suku Quraisy. Aisyah adalah sosok wanita yang berwibawa dan cantik. Karenanya Rasul memberi julukan ‘Humaira (yang kemerah-merahan pipinya)’.

Aisyah juga dikenal sebagai wanita yang cerdas dan pandai sehingga menjadikannya termasuk al-mukatsirin (orang yang terbanyak meriwayatkan hadis). Muslimah yang wafat pada usia 63 tahun ini telah meriwayatkan hadis dari Rasulullah SAW. sebanyak 2210 hadis. Di antaranya, 297 hadis tersebut dalam kitab shahihain dan yang mencapai derajat muttafaq ‘alaih 174 hadis.

Rasulullah SAW mengisahkan mimpi beliau kepada Ummul Mukminin Aisyah : ”Aku melihatmu dalam mimpiku selama tiga malam, ketika itu datang bersamamu malaikat yang berkata : “Ini adalah istrimu”. Lalu aku singkap tirai yang menyembunyikan wajahmu, lalu aku berkata sesungguhnya hal itu telah ditetapkan di sisi Allah.” (Muttafaqun ‘alaihi dari Aisyah ra) Aisyah ra memulai hari-harinya bersama Rasulullah sejak berumur 9 tahun.

Mereka mengarungi bahtera kehidupan rumah tangga yang diliputi suasana Nubuwwah. Rumah kecil yang disamping masjid itu memancarkan kedamaian dan kebahagiaan walaupun tanpa permadani indah dan gemerlap lampu yang hanyalah tikar kulit bersih sabut dan lentera kecil berminyak samin (minyak hewan). Di rumah kecil itu terpancar pada diri Ummul Mukminin teladan yang baik bagi istri dan ibu karena ketataatannya pada Allah, Rasul, dan Suaminya. Kepandaian dan kecerdasannya dalam mendampingi suaminya, menjadikan Rasulullah SAW sangat mencintainya. Ummul Mukminin Aisyah menghibur Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika sedih, menjaga kehormatan diri dan harta suami tatkala Rasulullah SAW berda’wah di jalan Allah SWT.

Ummul Mukminin Aisyah ra juga melalui hari-harinya dengan siraman ilmu dari Rasulullah SAW, sehingga ribuan hadist beliau hafal. Ummul Mukminin Aisyah ra juga ahli dalam ilmu faraid (warisan dan ilmu obat-obatan). Urmah bin Jubair putra Asma binti Abu Bakar bertanya kepada Ummul Mukminin Aisyah ra : ”Wahai bibi, dari mana bibi mempelajari ilmu kesehatan?.” Aisyah menjawab :”Ketika aku sakit, orang lain mengobatiku, dan ketika orang lain sakit aku pun mengobatinya dengan sesuatu. Selain itu, aku mendengar dari orang lain, lalu aku menghafalnya.”

Dalam riwayat lain dari A’masy, dari Abu Dhuha dari Masruq, Abud Dhuha berkata: “Kami pernah bertanya kepada Masruq: “Apakah Ummul Mukminin Aisyah juga menguasai ilmu faraidh?” Dia menjawab: “Demi Allah, aku pernah melihat para shahabat Nabi SAW yang senior biasa bertanya kepada Ummul Mukminin Aisyah tentang faraidh. “ Diantara kelebihan beliau yang lainnya, Rasulullah SAW memilih untuk dirawat di rumah Ummul Mukminin Aisyah dalam sakit menjelang wafatnya. Hingga akhirnya Rasulullah wafat di pangkuan Ummul Mukminin Aisyah dan dimakamkan dirumahnya tanpa meninggalkan harta sedikitpun. Ketika itu Ummul Mukminin Aisyah ra berusia 18 tahun.

Sepeninggal Rasulullah, Ummul Mukminin Aisyah mengisi hari-harinya dengan mengajarkan Al-Qur’an dan Hadits dibalik hijab bagi kaum laki-laki pada masanya. Dengan kesederhanaannya, beliau juga menghabiskan hari-harinya dengan ibadah kepada Allah SWT. Kesederhanaan juga nampak ketika kaum muslimin mendapatkan kekayaan dunia, beliau mendapatkan 100.000 dirham. Saat itu beliau berpuasa, tetapi uang itu semua disedekahkan tanpa sisa sedikitpun. Pembantu wanitanya mengingatkan beliau :”Tentunya dengan uang itu anda bisa membeli daging 1 dirham buat berbuka?” Aisyah menjawab : ”Andai kamu mengatakannya tadi, tentu kuperbuat.” Begitulah beliau yang tidak gelisah dengan kefakiran dan tidak menyalahgunakan kekayaan, kezuhudannya terhadap dunia menambah kemuliaan.

Ummul Mukminin Aisyah ra bukan lulusan perguruan tinggi, dan juga tidak pernah belajar dari para orientalis dan dunia Barat. Ia adalah murid dan alumni madrasah kenabian dan madrasah iman. Sejak kecil Ia sudah diasuh oleh seorang yang paling utama, yaitu ayahnya, Abu Bakar. Ketika menginjak dewasa ia diasuh oleh seorang Nabi dan guru umat manusia, yaitu suaminya sendiri. Rasulullah SAW. Dengan demikian, terkumpullah dalam dirinya ilmu, keutamaan, dan keterangan-keterangan yang menjadi referensi manusia sampai saat ini. Teks hadits-hadits yang diriwayatkannya selalu menjadi bahan kajian di fakultas-fakultas sastra, sebagai kalimat yang begitu tinggi nilai sastranya. Ucapan dan fatwanya selalu menjadi bahan kajian di fakultas-fakultas agama, sedang tindakan-tindakannya menjadi materi penting bagi setiap pengajar mata pelajaran / mata kuliah sejarah bangsa Arab dan Islam.

Sumber: Uts. Yusuf Mansur Network

Gabung Sekarang di Support System PayTren ImpianClub

Sharing is caring!

URL singkat : http://bit.ly/1lCxC3c
The following two tabs change content below.
Agronomist, Investor, Trader Forex, Reseller dan Internet Marketer. Saat ini saya bermitra dengan SkyWay (Investasi Saham Real Proyek), Program CryptoUnit, Duyunov's Motor, Aquix, PT. Melia Sehat Sejahtera - MLM No 1 di Indonesia dan Reseller beberapa produk terlaris. Hal ini memberikan solusi bagi kawan-kawan yang menginginkan pekerjaan dan sumber penghasilan tambahan. Mau informasi selengkapnya tentang Kami, silahkan lihat [ IdentitasKu ] [ PendidikanKu ] [ PekerjaanKu ] dan dapat dilihat di profil social media Kami. Filosofi : Tidak ada kata GAGAL, yang ada hanya SUKSES atau BELAJAR - Semangat pantang menyerah. Target atau Goal yang sudah dibuat harus diberikan Perhatian, Energi dan Fokus. MAU berubah hidup 180 derajat?. KUASAI Kekuatan pikiran, kekuatan perasaan dan kekuatan spiritual. Perbanyak tindakan #JustDoIt, karena dengan bertindak pasti ada hasil. Sabar, tetap semangat dan maju terus meraih impian. Sukses buat kita semua !. Kami dapat dihubungi di No: 0811 5018 144 - 0812 4844 544 (Telp/WA), eMail : support@impianclub.com.

Related posts

Silahkan berikan komentar Anda - Pembelajaran Buat Kita Semua

shares
0

Your Cart