BGA - SLNE Team Informasi Perkebunan Kelapa Sawit

Langkah Nyata Gerakan Efisiensi di Perkebunan Kelapa Sawit

SLNE, 16.11.2018

Dear All Team SLNE
Salam produktifitas
Salam excellent

Berkaitan dengan harga CPO yang terus tergerus, maka diperlukan tindakan nyata dari kita sebagai pelaku di Operasional Kebun untuk melakukan gerakan efisiensi agar kerugian perusahaan tidak semakin banyak. Gerakan efisiensi yang perlu kita lakukan:

1. Output tenaga kerja
Output tenaga kerja berkaitan erat sekali dengan besarnya biaya yang harus dikeluarkan dalam.satuan tertentu.
Jika:
Input = output, ini namanya balik modal (BEP, Break Even Point).
Input > output, menguntungkan karyawan dan merugikan perusahaan.
Input < output, menguntungkan karyawan dan menguntungkan perusahaan (win win solution).

2. Konsolidasi pekerjaan diharamkan
Maksud dari konsolidasi pekerjaan di sini adalah pekerjaan yang berulang. Pekerjaan berulang menyebabkan terjadinya pembengkakan biaya. Pemahaman, simulasi dan skill karyawan perlu ditingkatkan.

3. Jam operasional genset
Semakin lama jam hidup genset, semakin bertambah besar konsumsi solar yang dihabiskan serta semakin besar penghausan sparepart dari alat genset tersebut. Misal jam hidup operasional genset listrik SLNE: 17.30 WIB – 22.00 WIB + 03.00 WIB – 04.30 WIB, total jam operasional genset 6 jam.
Jam operasional mesin air juga harus benar-benar diperhatikan. Kalibrasi pemakaian solar rutin 1 bulan sekali paling lama harus dilakukan.

4. Operasional Kendaraan
Operasional kenderaan hanya digunakan untuk kegiatan-kegiatan yang produktif. Operasional kendaraan: DT, LT, Unit Supervisi, Bis, Ambulance, dll. Misal: angkut TBS, Jankos, kontrol di lapangan, bukan untuk dugem, dll.

5. Perjalanan Dinas
Mengurangi biaya perjalanan dinas, sebagai bukti nyata melakukan gerakan efisiensi. Perjalanas dinas hanya digunakan benar-benar urgent dan memiliki dampak yang besar ke yang lain.

6. Fokus biaya ke produksi dan produktifitas
Peruntukan biaya yang dikeluarkan hanya yang bersifat ke produksi dan peningkatan produktifitas, bukan keluarnya biaya untuk aksesoris. Misal: laterit jalan, prunning, pupuk, dll.
Contoh: biaya aksesoris itu bangun gapura.

Silahkan Baca :  Apa Saja yang Terpenting Diperhatikan dan Dijalankan Saat Terjadi Kebakaran?

7. Rasa memiliki (Ownership)
Yes, semakin meningkat rasa memiliki semakin pedulilah kita terhadap hal-hal apa yang berpotensi merugikan, apalagi sudah merugi. Rasa memiliki cenderung menjaga dan mengantisipasi terjadi resiko.

8. Meningkatkan kepedulian
Peduli (care) penting sekali ada dalam diri seorang planters, mengapa?… karena setiap masalah yang ditemui langsung diselesaikan, bukan dibiarkan berlarut-larut tanpa tindakan.

9. Disiplin kerja ditingkatkan
Planters yang baik, salah satunya disiplin. Disiplin pengawasan, disiplin mengawal biaya, disiplin melaporkan, dll. Disiplin yang baik, biasanya produktifitas kerjanya juga baik.

10. Meningkatkan loyalitas
Kondisi perekonomian yang kurang baik saat ini, dituntut bagi kita semua untuk tetap semangat, tetap memberikan yang terbaik, bukan mengeluh, bukan selalu mencari alasan dan harus sadar/memahami karena kondisi saat ini kurang baik.

Gerakan efisiensi berhasil dengan baik, jika kita semua sadar, paham dan mau menjalankan gerakan efisiensi di atas.

Demikian disampaikan, semoga bisa dijalankan dengan ikhlas, rasa tanggung jawab, disiplin dan konsisten.

Best regards

Budi Siregar
EM SLNE

Sharing is caring!

The following two tabs change content below.

Latest posts by Budi S @ImpianClub (see all)

SWIG CRU VIP Club

Related posts

Silahkan berikan komentar Anda - Pembelajaran Buat Kita Semua

Hosting Unlimited Indonesia
shares
0

Your Cart