Aksi Heroik Team Damkar CMNT ( Simulasi Kebakaran Ringan dan Penggunaan APAR )

Aksi Heroik Team Damkar CMNT ( Simulasi Kebakaran Ringan dan Penggunaan APAR )
0 0

Menurut BMKG ( Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika ) , Awal musim kemarau tahun 2020 dimulai bervariasi, sebanyak 19.3% daerah zona musim (ZOM) diprediksi akan memasuki musim kemarau lebih awal, sedangkan sebanyak 37.4% ZOM sama seperti biasanya dan sebanyak 43.3% ZOM lebih lambat dari biasanya

Musim kemarau tahun 2020 secara umum diprediksi lebih basah dari musim kemarau tahun 2019, meskipun demikian perlu diwaspadai 30% ZOM yang diprediksi akan mengalami kemarau lebih kering dari normalnya.

Puncak Musim Kemarau di sebagian besar daerah zona musim diprediksi akan terjadi di bulan Agustus 2020. ( sumber : bmkg.go.id).

Sebelum datang nya musim kemarau, Traksi CMNT telah mempersiapkan segalanya diantara salah satu nya adalah team damkar CMNT.

Team damkar CMNT ini sendiri bertugas memastikan akan ketersediaan air dimusim kemarau nantinya, dan penanggulangan bencana seperti salah satu nya yaitu kebakaran lahan dan hutan.

Nahh kali ini penulis akan membahas tentang kebakaran.. Kebakaran merupakan sesuatu bencana yang disebabkan oleh api, konsleting listrik maupun arus pendek dan pembakaran yang tidak terkawal yang membahayakan nyawa manusia, bangunan hancur terbakar dan melenyapkan dokumen-dokumen penting yang berada di lokasi. Tentunya kebakaran adalah hal yang tidak di inginkan oleh setiap insan, tetapi kita tidak bisa menduga kapan kebakaran itu akan terjadi, dan dimanapun musibah itu bisa saja terjadi. Oleh karena itu pada kali ini Traksi CMNT membuat sebuah simulasi kebakaran ringan dan cara penggunaan APAR pada saat kebakaran terjadi. Sebelum pelaksanaan simulasi berikut ditampilkan inventaris sarana dan prasarana pemadam kebakaran CMNT sebagai berikut :

( Data inventaris sarana dan prasarana Damkar CMNT Wilayah 1 )

Dimulai dengan dibunyikan sirine panjang yaitu pertanda terjadi nya suatu hal yang darurat pukul 15.55 WIB pada hari Jumat, 26 Juni 2020 di Workshop CMNT. Aksi heroik team damkar CMNT tidak diragukan lagi yang Ketua P2K3 nya yaitu Bpk. Chandra Situmorang selaku manager Traksi CMNT.

( Struktur Organisasi Team Damkar CMNT )

Team Damkar cepat tanggap langsung ke area penggantian seragam damkar, memakai atribut seperti helm damkar, sepatu , dan masker khusus pemadam kebakaran serta salah satu anggota damkar langsung bergegas menyiapkan mobil damkar untuk dioperasikan ke tempat kejadian perkara.

( Foto Team Damkar Bergegas ganti seragam saat sirine berbunyi )

Selain itu, kerjasama yang baik juga dari semua staff dan karyawan CMNT saat sirine berbunyi mereka langsung berkumpul di Zero Point, karena waktu yang dibutuhkan untuk kumpul saat bunyi sirine yaitu hanya 3 menit, dalam waktu 1 menit semua pekerja CMNT telah kumpul di zero point, dan menyusul pada menit ke 2 team damkar CMNT telah berada di lokasi TKP kebakaran juga dengan segala perlengkapan nya yaitu mobil damkar, selang pemadam, APAR, dsb.

( Foto Kumpul di Zero Point saat sirine berbunyi )
( 2 Menit setelah sirine berbunyi team damkar sudah siap )

Karena pada dasarnya kegiatan ini hanya simulasi , sebelum pelaksanaan simulasi kebakaran, Pak Chandra Situmorang selaku Manager CMNT memberi arahan dan instruksi terlebih dahulu kepada semua karyawan dan staff yang ada di CMNT, bahwasanya jika dalam menghadapi masalah kebakaran , kita semua tetap harus dalam kondisi tenang, jangan panik, saat sirine berbunyi panjang pertanda situasi emergency semuanya harus meninggalkan semua pekerjaan apapun itu dan segera berkumpul di zero point.

(Foto Pengarahan dari Bpk. Chandra Situmorang )
Setelah itu, penjelasan juga disampaikan oleh admin EHS sdr. Ayang Sulistyo yaitu cara penggunaan APAR pada terlihat titik api, dan ada 2 jenis APAR yang digunakan pada saat simulasi ini.( Foto Pengarahan dari EHS tentang kebakaran ringan dan penggunaan APAR )

2 jenis apar yang dipakai pada simulasi ini yaitu :

  1. Alat Pemadam Api (APAR) Serbuk Kimia / Dry Chemical Powder

APAR Jenis Serbuk Kimia atau Dry Chemical Powder Fire Extinguisher terdiri dari serbuk kering kimia yang merupakan kombinasi dari Mono-amonium danammonium sulphate. Serbuk kering Kimia yang dikeluarkan akan menyelimuti bahan yang terbakar sehingga memisahkan Oksigen yang merupakan unsur penting terjadinya kebakaran. APAR Jenis Dry Chemical Powder ini merupakan Alat pemadam api yang serbaguna karena efektif untuk memadamkan kebakaran di hampir semua kelas kebakaran seperti Kelas A, B dan C.
APAR Jenis Dry Chemical Powder tidak disarankan untuk digunakan dalam Industri karena akan mengotori dan merusak peralatan produksi di sekitarnya. APAR Dry Chemical Powder umumnya digunakan pada mobil.

  1. Alat Pemadam Api (APAR) Karbon Dioksida / Carbon Dioxide (CO2)

APAR Jenis Karbon Dioksida (CO2) adalah Jenis APAR yang menggunakan bahan Karbon Dioksida (Carbon Dioxide / CO2) sebagai bahan pemadamnya.  APAR Karbon Dioksida sangat cocok untuk Kebakaran Kelas B (bahan cair yang mudah terbakar) dan Kelas C (Instalasi Listrik yang bertegangan).

cara menggunakan APAR sebagai berikut :

  1. Tarik kunci pengaman atau segel.
  2. Pegang bagian ujung selang dan arahkan ujung selang ke sumber api.
  3. Tekan tuas.
  4. Kibaskan ujung selang pada sumber api secara perlahan sampai api padam.
( Foto Prosedur Penggunaan APAR )

Setelah dilakukan penjelasan mengenai kebakaran ringan, dan cara penggunaan APAR. Api dihidupkan dengan membakar ban bekas dan beberapa kayu yang sudah rapuh, setelah api menyala dilanjutkan pelaksanaan simulasi praktik pertama dan percontohan penggunaan APAR dilakukan oleh sdr. Yayan selaku satgas penanggulangan kebakaran. lalu tiap-tiap karyawan dan staff pun diajarkan cara menggunakan APAR , agar pada saat terlihat titik api apalagi disebabkan oleh arus listrik tidak boleh disiram air karena akan memperparah keadaan menjadi konsleting listrik, melainkan di padamkan menggunakan APAR saja.

( Foto Praktik Penggunaan APAR )

Tak hanya Para bapak-bapak saja yang mempraktikkan penggunaan APAR, para Ibu-ibu pun antusias dalam belajar menggunakan APAR ini, agar pada saat terjadi kebakaran ringan, semua insan CMNT tau langkah – langkah pengoperasian APAR.

( Foto Antusias ibu-ibu dalam belajar mengoperasikan APAR )

Setelah api dipadamkan dan mencoba menggunakan APAR, simulasi pun selesai. Sebelum mengakhiri simulasi , layaknya team damkar selalu diakhiri dengan iyel-iyel pertanda sukses dalam memadamkan api di TKP dan sebagai rasa syukur serta bahagia pekerjaan pemadaman diselesaikan dengan selamat. Setelah iyel-iyel sebagai penutup team damkar dengan teriak jargon nya bersama –sama yaitu Team Damkar CMNT, Pantang Pulang Sebelum Padam..

( Foto Team Damkar CMNT saat iyel-iyel )

Sekian dan Terima Kasih

Happy
Happy
0
Sad
Sad
0
Excited
Excited
0
Sleepy
Sleepy
0
Angry
Angry
0
Surprise
Surprise
0

Hasil pencarian terkait artikel:

  • nu vot (1)
The following two tabs change content below.

Redho M. R.

Lahir di Palembang pada 24 Mei 1998. Beragama Islam. Merupakan Alumni Politeknik Negeri Sriwijaya Jurusan Teknik Mesin Konsentrasi Teknik Produksi dengan Tahun lulus 2019.
Posted by

Redho M. R.

Lahir di Palembang pada 24 Mei 1998. Beragama Islam. Merupakan Alumni Politeknik Negeri Sriwijaya Jurusan Teknik Mesin Konsentrasi Teknik Produksi dengan Tahun lulus 2019.

Anda mungkin juga suka...

(3) Komentar

  1. The Most Popular Traffic Exchange
  2. impianclub

    Keren Mas Redho…
    Dikirimkan Struktur Organisasi Damkar dan list peralatan Damkar Area 1 CMNT. Thanks

    1. Redho M. R.

      Baik pak,terima kasih atas masukkan dan saran nya.. untuk struktur organisasi damkar dan inventaris damkar wilayah 1 nya sudah di update kembali pak..

      1. Budi S @ImpianClub.com

        Thanks pak, tetap semangat dan selalu berikan yang terbaik.

Tinggalkan Balasan

Hosting Unlimited Indonesia
shares
error: Content is protected !!
X
%d blogger menyukai ini: