Lead By Example

stephen covey
2 0

Slogan di atas adalah suatu bahasa yang acap kali kita dengar dan diperdengarkan. Jika diterjemahkan kata itu bisa diartikan memimpin melalui contoh. Jika dikaji lebih dalam lagi dapat diartikan memimpin berdasarkan keteladanan. Keteladaanan adalah bukti dari keikusertaan melakukan sesuatu yang diinginkan dan bukti dari kepedulian terhadap sesuatu.

BHJE Change Now
BHJE Change Now

Terkadang menjadi teladan yang baik, sangat sulit karena melawan ego pribadi. Secara alamiah terkadang ada di dalam pikiran bahwa saya kan pemimpinnya tinggal suruh saja, masa iya saya harus terjun langsung. Ya benar memang faktanya anda adalah pemimpin mereka. Namun apakah Anda menjadi pemimpin yang efektif? Apa iya seluruh anggita tim melakukan apa yang Anda suruh? Jika tidak, berarti ada hal yang harus dikoreksi dari kepemimpinan kita. Apa itu? Jika kita masuk ke zona apa itu?, banyak hal yang harus kita direnungkan. Namun jika dalam perenungan masih saja dikedepankan keakuan, maka kesadaran akan menjadi kesadaran palsu.

Pertanyaannya sederhana, apakah kita sudah melakukan apa yang kita mau atau yang kita suruh? Jika tidak, maka tidak mungkin juga anggota tim kita melakukan itu. Kenapa? Secara sadar kita harus akui bahwa kita saja tidak mampu mewujudkan yang kita mau, konon kita menyuruh orang lain melakukan apa yang kita tidak bisa lakukan. So, baiknya kita lakukan dulu yang kita mau, maka itu akan menjadi contoh yang hidup buat bagi anggota kita. Sehingga anggota kita dengan mudah melihat hal itu bisa dilakukan dan mungkin tanpa membahayakan nyawa mereka.

Jika sudah sampai pada tahap kita melakukannya sekali, apa iya mereka langsung mengikuti? Saya kira belum, bisa saja anggota kita mengira kebetulan saja kita melakukan. Namun jika hal itu berulang kali dilakukan dan konsisten maka anggota tim akan memahami hal itu sebagai passion leaders dan alhasil akan menjadi passion tim. Bagaimana memulai menjadi contoh atau teladan?? 3M: Mulai dari diri sendiri, mulai dari yang kecil-kecil dan Mulai dari sekarang. Sesimpel itu saja, beberapa contoh memulainya:
• Jika melihar brondolan berserak, kutiplah!
• Jika melihat kentosan, cabutlah!
• Jika melihat jangkos di parit, angkatlah!
• Jika melihat sampah di depan kantor divisi, bersihkanlah!
• Berpakaian rapi ke kantor (menggunakan kemeja, kaos berkerah, celana tidak sobek, baju rapih, dll)
• Jika melihat karung berserak di pos BM, rapikanlah!

Itu hanya contoh-contoh kecil untuk membangun kesadaran akan pentingnya bertindak, saya yakin jika sudah dicontohkan anggota tim akan sangat mudah tergerak untuk berbuat hal yang sama. Jikalah masing-masing tim melakukan satu kebaikan maka multiflier effect yang ditimbulkan akan luar biasa. Maka perubahan itu akan bisa terjadi, baik itu perubahan kualitas dan peningkatan perbaikan kondisi areal. Jika setelah dicontohkan toh anggota tim tidak mau berubah, maka power untuk mengeksekusinya menjadi tak terbatas. So Lead By Example, Make Every Body had Added Value

stephen covey
stephen covey
Happy
Happy
0
Sad
Sad
0
Excited
Excited
0
Sleppy
Sleppy
0
Angry
Angry
0
Surprise
Surprise
0
The following two tabs change content below.

ripelson_siadari

Latest posts by ripelson_siadari (see all)

Anda mungkin juga suka...

(2) Komentar

  1. The Most Popular Traffic Exchange
  2. Ulidesi Siadari

    Mantab 👍

  3. Budi S @ImpianClub

    Mantaps… konsistensi untuk selalu memberikan contoh sekaligus edukasi dilakukan. Disiplin mendidik ke team, agar preparasi lebih tajam, pengawalan proses lebih baik dan evaluasi dari hasil yang diperoleh lebih baik.
    Sehingga tindakan perbaikannya lebih presisi dan cepat, bukan menunda. Segera mengeksekusi dengan kualitas excellent.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hosting Unlimited Indonesia
shares
X