Notulensi Meeting CE, Traksi, dan Seluruh Estate Manager, Selasa 12 Mei 2020

0 0
Bumitama Gunajaya Agro

Oil Palm Plantations And Mills

Regional Mentaya

PT. Karya Makmur Bahagia

Area 1

Notulensi Meeting CE, Traksi, All Manager

Selasa, 12 Mei 2020

Highlights Area 1 dibulan April 2020, oleh Area Controller 1, Bapak Budi Siregar

Pembahasan PICA Area 1, Bulan April 2020

PICA Area 1 April 2020 Menampilkan 4 Program diantaranya Pencapaian Produksi, Pupuk, Semprot, serta Performance

Pembahasan Antisipasi Turn Over

Tindakan Antisipasi turn over karyawan khususnya pemanen

  1. Perbaikan Akses Panen (A3), dipermudah saat bekerja

2. Rekrut TK dari desa Sekitar (Buana Mustika, KPC, KPD, KPA)

3. Pengembangan UPS

4. Pembuatan Fasilitas Kebun Sayur dan Kolam Ikan

5. Perbaikan Emplacement G6, TPA dan kendaraan Bus Sekolah

6. Launching Surya Nada Entertainment sebagai sarana Hiburan, namun selama wabah COVID 19, STOP untuk sementara

Support yang diperlukan area Controller

Saat ini dari Area 1 Regional Mentaya, sudah cukup – Akan disampaikan jika dibutuhkan.

  • Penajaman Preparasi
  • Disiplin dan konsisten serta sadar dan paham pentingnya menjalankan Daily Activity (Asisten, Askep, Estate Manager dan Area Controller).
  • PDCA Review, CI dan Demo Prestasi kegiatan pengawalan rutin Estate Manager dan Area Controller.
  • Peningkatan kepedulian dan rutin check terhadap Upah Karyawan dan berani menegakkan keadilan dan produktifitas kerja yang standard.
  • Pemondokan Aman, Nyaman, Tertib, Harmonis dan Berbudaya (MANTHAB), menjadi kegiatan rutin yang HARUS kami lakukan.

Tambahan:

  1. Penyediaan LCD di depan pintu masuk wilayah dan LCD Portable di Mini Market ukuran 50 Inch ke Head Of Administration Mentaya, Bapak Sulaiman
  2. Dipercepat proses dinding benchmark Area 1, kepada RPI Mentaya

Civil Engineering Area 1

Oleh bapak M. Saleh Nasution

Pembahasan Per Estate Revitalisasi Bangunan

BDME

Memiliki Budget 177,714,914 juta rupiah dengan rincian item diantaranya, Pembuatan Parit 120 Meter, Pengadaan Material, Perbaikan Septictank 1 unit, Kuras Septictank 45 Unit, dan Sumur Bor Divisi 2 1 unit. Hanya kuras septictank yang telah terealisasi 100%.

GMKE

Memiliki Budget 269,663,850 juta rupiah dengan rincian item diantaranya, Pembuatan Parit 155 Meter, Pengadaan Material, Perbaikan Septictank 2 unit, Kuras Septictank 3 Unit, dan Sumur Bor Divisi 3 1 unit. Hanya Pengadaan Material yang telah terealisasi 100%.

SMRE

Memiliki Budget 135,142,873 juta rupiah dengan rincian item diantaranya, Perbaikan Rumah Staf 1 unit, Kuras Septictank 44 Unit, Sumur Bor 1 unit, dan Pengadaan material kayu. Hanya pembuatan sumur bor yang belum terealisasi.

SMNE

Memiliki Budget 269,663,851 juta rupiah dengan rincian item diantaranya, Kuras Septictank 79 Unit, Sumur Bor 2 unit, Pembuatan Septictank 14 Unit, Perbaikan Septictank 1 Unit, dan Pengadaan material. Hanya kuras septictank yang telah terealisasi.

MMNR

Memiliki Budget 351,157,811 juta rupiah dengan rincian item diantaranya, Sumur Bor 1 unit (budget kapital), Pembuatan Septictank 7 Unit, Tower Air 1 Unit, dan pembuatan 1 sumur Bor di Kabuao. Semua item belum terealisasi.

BAGE

Memiliki Budget 167,087,938 juta rupiah dengan rincian item diantaranya, Rehab G6, Pembuatan Septictank dan Sumur Bor. Semua item belum terealisasi.

Total budget 1,527,150,348 terealisasi 169,718,000 atau setara 11.11% serapan anggaran

Kongkrit Implementasi CE ke Operasional

Area Controller 1:

  • Mulai diasumsikan sekarang berapa jumlah pemborong, pendataan darimana asal pemborong, kapan siap untuk memulainya, jika kurang dari kebutuhan maka ditambah sehingga bulan Oktober selesai. CE menyesuaikan pelaksanaan pekerjaan dengan klaster prioritasnya, etc prioritas 1, kemudian 2 dan seterusnya.
  • Kalender tentatif CE area 1 dibuat, Kapital di SMRE, kemudian BAGE, dan SMNE, hal ini dimaksudkan terjadinya percepatan progres pekerjaan dari Departemen CE Area 1 ke Estate dan Metro.
  • Diupdate kendala kendala, mengapa tidak jalan atau lambatnya eksekusi pelaksanaan kerja.
  • Jika untuk mempercepat pekerjaan CE dimasing-masing unit harus swakelola maka biaya harus dikelola namun dikawalkan pekerjaan agar tidak over
  • Setiap hari Rabu malam CE Area 1 mengikuti diskusi rutin malam kamis Area
  • Prosedur administrasi pembayaran tetap dan terus diikuti agar kemudian kepercayaan antara pihak kebun dan pihak kedua terbangun sehingga percepatan pekerjaan terjadi

 

HDPE Spiral Pipe

Oleh Bapak Imron Adi Nugroho

Akan datang HDPE Spiral Pipe sejumlah 55 unit pada 19 Mei 2020 via Pontianak, 31 Mei via Balikpapan sejumlah 49 Unit. Perjalanan darat menuju PT. KMB memakan waktu lebih kurang seminggu dengan rincian pekerjaan per unitnya sebagai berikut:

  1. HDPE Spiral Culvert 36 inch X 6 Meter BAGE sejumlah 8 unit
  2. HDPE Spiral Culvert 36 inch X 6 Meter BDME sejumlah 3 Unit
  3. HDPE Spiral Culvert 36 inch X 6 Meter BHJE sejumlah 7 Unit
  4. HDPE Spiral Culvert 36 inch X 6 Meter SMNE sejumlah 6 Unit
  5. HDPE Spiral Culvert 36 inch X 6 Meter GMKE sejumlah 8 Unit
  6. HDPE Spiral Culvert 36 inch X 6 Meter SMRE sejumlah 9 Unit

Tambahan

Area Controller 1

Telah trjadi kerusakan overflow di gorong-gorong serta jembatan akibat tersumbat pelepah, anak kayu, laterit dan sebagainya, para pimpinan unit harus memastikan terlebih dahulu sebelum meminta perbaikan

 

 

Central Mentaya Traksi, Area 1

Tambahan Area Controller 1

  1. Terkecuali SMNE, BDME Mangkup kirim TBS ke BMKM, sudah disimulasikan bahwasanya setiap kirim 300 Ton untung 18 Juta rupiah.
  2. 1 TK 2 Km, tim khusus rawat jalan, untuk meminimalkan kerusakan, jika sudah tau becek jangan dipaksakan.
  3. Softgrass disemprot terjadi di SMRE, dan penanaman nephrolepis tidak di tempat aplikasi JJK.
  4. Tidak semua perbaikan jalan menggunakan alat, estate harus menyediakan tenaga hampar manual, Poros Prioritas 1, 2 dan seterusnya.
  5. Kabuao 1 TLB, 2 unit DT, tidak efektif penggunaan dari laporan traksi, solusi setiap ingin menghampar Saleh CE laporan Direct ke AC 1.
  6. Jadwal Alat berat tetap tidak ada perubahan kecuali force major seperti kendala di poros CPO dan BMKM, kepala unit tidak boleh mengganggu gugat, catatan TIDAK BOLEH DIGANGGU GUGAT.
  7. Di SMRE ada program laterisasi dan 1 TLB, sehingga tidak perlu jadwal reguler, setelah selesai program tersebut maka secara otomatis SMRE kembali masuk kedalam jadwal reguler.
  8. Jika estate tidak lengkap dengan peta rencana kerja maka tidak diberikan alat, peta dikirimkan di grup rawat jalan, mana yang sudah, mana yang belum, sampai dengan bulan, sesuai dengan klaster prioritas 1 2 dst.
  9. Diperhitungkan kepada tim CE, untuk segera mengambil alat berat excavator PC 50, diambil menggunakan dana dari pemeliharaan pringgan atau lingkar luar, dikoordinasikan dengan Kasie terkait biaya.
  10. TLB setelah selesai dari kabuao ditarik sehari ke BHJE untuk penyelesaian di titik krusial rawan pencurian, diarahkan langsung AC 1 pekerjaannya.
  11. Traktor Area 1 sudah diserah terimakan ke BBGE, alat sudah tidak tersedia.
  12. Mobil yang ditaruh di SMRE bukan untuk melangsir tapi memperlancar staf untuk patroli dan kunci dipegang oleh EM atau salah satu staf kepercayaan EM.
  13. Operator genset BDME sudah mengikuti IOM bhawasanya tenaga genset dari Modim, namun dalam aktualisasi pekerjaan sangat mengkhawatirkan akibat minim atau rendahnya skill dan pengetahuan kelistrikan, solusi dari Manager Traksi yaitu dipilihkan personal handal namun MPP dikeluarkan dari operator genset hanya saja tugas tanggung jawab di genset seperti dialihkan MPP sebgai waker, security atau yang lainnya, menghindari kejadian kerusakan genset yang lebih besar (disegerakan pemenuhannya dan diedukasi, dibuatkan jadwal).
  14. Terkait penertiban MCB BDME kopdar bersama traksi.
  15. IOM visit blok area, Didetilkan lagi oleh Kasie Wilayah 1, di setiap blok tersebut di lampirkan weakness, berapa hektar palungan berapa hektar bukitan non konservasi.
  16. Segera diterbitkan IOM Asisten Unggulan EM dan AC, terutama asisten demo prestasi kemarin diaturkan jadwal panggilan untuk briefing menulis berikut cara memposting di web Militansi serta mengindeks ke googleya, PIC RPI.
  17. Segera diterbitkan IOM pengecekan pengembalian alat kerja ke rumah BHS, Spot Check alat panen di kawasan barak, terkait mitigasi pasif, PIC Adi Putra Gunanta.
  18. Sign Board versi dua akan muncul di 9 titik, dikombinasikan dengan tagline dan semangat Quote terbaru, bukan topografi berbukit yang menjadi pembatas kami… (PIC Eko Sarwanto)
  19. Walau hidup dalam tekanan babak belur, pimpinan tidak akan benci terhadap kita jika kita mengerjakan apa yang diminta dengan sungguh dan pantang menyerah sampai titik akhir.
  20. Diketahui di setiap tim ada yang lemah, sudah menjadi tugas pemimpin tempatan untuk menularkan kebaikan sehingga berubah menjadi baik dan lebih baik lagi.
  21. Seorang pribadi yang baik, disaat dia belum berbicara tubuhnya sudah berbicara kebaikan

Penerapan Best prctices, Excellent dan Work Precision di semua  pekerjaan serta aktualisasi biaya terkendali

Bukan topografi berbukit yang menjadi pembatas kami, tapi KEMAUAN dan TIDAK ADA KATA MENYERAH yang selalu kami kedepankan. Kami yakin bisa kami BUKTIKAN, karena kami BERSAMA dan MAU. Kami bukan PECUNDANG, kami sudah ditakdirkan LAYAK dan PANTAS menjadi PEMENANG

Happy
Happy
0
Sad
Sad
0
Excited
Excited
0
Sleepy
Sleepy
0
Angry
Angry
0
Surprise
Surprise
0
The following two tabs change content below.

Arsyad Harris

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Hosting Unlimited Indonesia
shares
error: Content is protected !!
X
%d blogger menyukai ini: