Daily Activity Asisten SMRE 1, Bapak Dedi Susanto Oppusunggu, Jum’at 03 April 2020

Daily Activity Asisten SMRE 1, Bapak Dedi Susanto Oppusunggu, Jum'at 03 April 2020

Yth bapak AC Area 1
Berikut disampaikan Daily Activity Asisten SMRE 01
Jumat, 03 April 2020

Daily Activity Asisten SMRE 1, Bapak Dedi Susanto Oppusunggu, Jum'at 03 April 2020
Daily Activity Asisten SMRE 1, Bapak Dedi Susanto Oppusunggu, Jum’at 03 April 2020

ACTIVITY ASISTEN:
⏰04.45-05:00
Apel Pagi Tahap 1.
⏰05.00-05.15
Apel Pagi Tahap 2
⏰05.15-05.30
Pengecekan kelengkapan karyawan panen di BHS.
⏰05.30-06.00
Pengecekan mobilisasi karyawan ke lahan.
⏰06.00-07:00
Mutu transport dan pengecekan kondisi jalan.
⏰07.00-07:30
Memastikan pergerakan hancak pemanen.
⏰07.30-08:00
Pengecekan kerja BGS.
⏰08.00-08:30
Memastikan TP2A sudah berjalan.
⏰08.30-09.00
Mutu ancak
⏰09.00-10.30
Pengecekan pengambilan laterite.
⏰10.30-11:30
Taksasi panen besok.
⏰11.30-12:00
Memastikan progres pengangkutan TBS dan buah di TPH sudah dimuat semua.
⏰14.00-14:30
Apel sore divisi
⏰16:00-18:00
Apel sore estate.

Dari 18 deklarasi activity, yang dijalankan 14 activity setara 77%

Pembahasan Apel Sore
📗 Penyampaian hancak tuntas
📗 Penyampaian hasil mutu hancak dan kualiatas mutu buah.
📗 Penegasan untuk tidak over pruning.
📗 Evaluasi untuk output terendah.
📗 Rencana kerja besok

Demikian disampaikan terima kasih.

Berubah…Berubah… Berubah
Yes…Yes… Yes

Happy
Happy
0
Sad
Sad
0
Excited
Excited
0
Sleepy
Sleepy
0
Angry
Angry
0
Surprise
Surprise
0

Praktek Pengendalian Gulma Terbaik di Perusahaan Perkebunan BGA

Alternatif Strategi Pengendalian Gulma sebagai Referensi

Dear All Area Controller :
Menyikapi banyaknya fakta dan temuan, praktek-praktek kerja yg tidak tepat, Miskonsepsi dan Misleading dalam Praktek Pengendalian Gulma di Estate, yg berdampak pada memburuknya Estate Field Condition yaitu :

  1. Memburuknya Estate Field Condition (Piringan dan Gawangan) yg dinisbatkan sebagai akibat dari Terbatasnya Jumlah Tenaga Kerja Pemeliharaan yg Diizinkan. Ketetapan Rasio TK 0.14 TK/Ha dianggap sebagai Handicap utama, sangat tidak relevan untuk mencapai Estate Field Condition yg baik. Ketetapan Rasio TK 0.14 dianggap sebagai kambing hitam memburuknya kondisi pemeliharaan kebun.

  2. Kondisi Gawangan yang semakin memburuk dari hari ke hari. Meningkatnya luasan areal gawangan berat, bahkan kondisi gawangan kembali menjadi berat setelah belanja rehabilitasi yg cukup besar, karena tidak adanya Program Chemist Gawangan bertahun-tahun, Tidak adanya Realisasi Chemist Gawangan juga selama bertahun-tahun. Sementara di sisi lain pengendalian gawangan dilakukan secara sporadis, dengan metode pengendalian manual tanpa kendali Manager dan Area Controller, yg justru memperburuk situasi. Tumbuh Narasi dan penyesatan bahwa Gawangan boleh semak dan tidak dikerjakan karena Fokus mengendalikan Piringan, menjaga Akses A2.

  3. Skill dan Kualitas Kerja Tim Semprot yg buruk. Managemen Operasi Tim BGS yg buruk , terkesan tanpa sentuhan Manager dan AC. Kondisi Selektif Weeding yg tidak dipahami sampai level karyawan semprot. Disparitas Kondisi Pemeliharaan dalam 1 blok. Pada sisi blok yg tinggi dan kanopinya sudah menutup cenderung sangat bersih (clean weeding), di sisi lain, pada daerah palungan, daerah yg kanopinya masih terbuka, sisipan, areal dominan MB, kondisinya cenderung berat, sangat bersemak bahkan banyak pokok mati karena terlilit MB.

  4. Penetapan Strategi Pengendalian, Desain Seksi Semprot, dan Pembuatan Pusingan Pemeliharaan tanpa campur tangan Manager dan AC. Dibuat hanya berdasarkan pemahaman Asisten BGS yg Notabene baru 1 tahun bekerja. Sebagai Contoh, Rotasi Kerja Piringan Chemist Divisi Areal TT 1998, yg kanopinya sudah menutup, yg sudah clean weeding; Disamakan (sama2 4 rotasi); dengan Divisi Area TT 2015, yg kanopinya masih terbuka dan jenis gulma dominannya MB. Akibatnya di satu sisi pada Areal TT 1998 kondisi clean weeding semakin parah, di satu sisi Areal TT 2015 kondisinya sangat berat.

  5. Dalam Pemeliharaan Piringan, Terjebak melakukan pengendalian manual pada kondisi piringan berat, dan mengarahkan Tim BGS untuk menuntaskannya, sehingga Outputnya rendah sehingga hanya mampu mengerjakan 50 Ha dalam 1 bulan , tetapi melalaikan Seksi Semprot Piringan bulan berjalan seluas 1.000 Ha, membaik 50 ha, tapi memburuk 1.000 Ha.
    Dalam kasus Pemeliharaan Piringan, Program Kerja yg wajib dituntaskan bulan ini adalah Seksi Semprot Bulan ini dan Penuntasan Kondisi Piringan beratnya (dengan tenaga khusus tanpa mengganggu penuntasan seksi chemistnya).

  6. Lalai dalam Follow chemist karena tidak ada monitoringnya, tidak segera melakukan Follow up chemist, padahal sudah habis2an melakukan pengendalian manual akan mendorong pertumbuhan gulma yg lebih hebat.

Berikut kami sampaikan beberapa hal penting Konsep dan Strategi pengendalian Gulma guna merefresh kembali pemahaman kita bersama :
1. Dasar Perhitungan Rasio TK 0.14 TK/Ha pada pekerjaan Pengendalian Gulma adalah :
6 x Rotasi Piringan Chemist dengan Output 3 Ha/Hk.
2 x Rotasi Gawangan Chemist dengan Output 2 Ha/Hk.
4 x Rotasi Lalang dengan Output 5 Ha/Hk.
Artinya, Jika kita konsisten memilih metode pengendalian chemist, memilih strategi rotasi yg benar dan ketat dalam mengawal Disiplin Rotasi; Rasio TK 0.14 Ha adalah sesuatu yg mewah dan masih banyak ruang, bahkan untuk melakukan Normalisasi Area semak. Resiko terbesarnya justru terjadinya Clean Weeding. Jadi jika Field Condition memburuk, areal bersemak bertambah dapat dipastikan Strategi dan Rotasi Pengendalian Gulma kita Salah, Metode Pengendalian Kita Salah dan Tidak Ketatnya kita dalam mengawal Disiplin Rotasi Pengendalian Gulma, dan Dapat dipastikan akar masalah dari ini semua adalah Lemahnya Kendali AC dan Manager dalam Pengelolaan Kongsi Kerja Semprot Kebun.

Dasar Perhitungan Rasio TK 0.14 Tk per Ha
Dasar Perhitungan Rasio TK 0.14 Tk per Ha

Rasio TK 0.14 Tk/Ha adalah teramat sangat cukup jika kita memilih metode chemist dan ketat menjaga rotasinya; di sisi lain Rasio TK 0.25 Tk/Ha sekalipun akan teramat sangat kurang, jika kita memilih metode pengendalian manual.

Bahkan masih banyak ruang dari kuota pekerjaan lain ataupun peluang mengurangi TK umum kebun dari Rasio (0.03).
Contoh;
TK Pupuk : 3.04 HK/Ha dihitung berdasarkan dosis pupuk 8.5 x 136 pokok dibagi output pupuk 370 kg/hk.

3: Jadi jika perlu tambahan TK semprot untuk rehabilitasi areal, selalu terlebih dahulu cari peluang untuk mengurangi kuota pekerjaan lain, mengurangi TK umum, dll. Bukan lantas meminta dispensasi, dan fasilitas istimewa untuk kerusakan yg kita create sendiri.

Alternatif Strategi Pengendalian Gulma sebagai Referensi
Alternatif Strategi Pengendalian Gulma sebagai Referensi

Sumber : Bapak Guntur Hamonangan Hasibuan (Production Controller Kalteng)

Bapak Mubarak Ahmad COO BGA: Kemampuan Tactical.. RH,AC, Mgr dalam merencanakan dan mengeksekusi perbaikan kebun sangat menentukan. Dan itu harus didasarkan data kondisi yg akurat (tidak bohong) dan mengerti benar bagaimana kiat perbaikan cepat yg tdk memberi ruang pada pemburukan kembali.
Sebagai contoh: mengerti secara taktis bagaimana mengejar pusingan panjang panen.
Mengerti benar:
Bagaimana menjaga kondisi pemeliharaan ringan tetap terjaga dan kondisi berat selesai dengan cepat.

Sangat kritikal RH terlibat aktif dalam penetapan strategi dan design kerja penuntasan pekerjaan strategik, dan memeriksa nya dengan detail, dan memonitor progress nya secara ketat dari waktu ke waktu , dan melakukan adjustmen sesegera mungkin utk keperluan efektifness…

Pak Guntur H Hasibuan, Production Controller BGA Kalteng:
Ini adalah Alternatif Strategi Pengendalian Kondisi Piringan Berat. Chemist Oriented Vs Manual Oriented.

Alt. 1 Chemist Oriented :
1. Pekerjaan Manual dilakukan seminimal mungkin, hanya sekedar bisa masuk chemist dengan Output 1-2 HK/Ha.
2. Interval waktu pekerjaan Manual dengan Follow Chemist 1 diatur sedekat mungkin, selambat2nya 1 minggu setelah pekerjaan Manual (atau pada bulan yg sama), dengan Estimasi Output 1 Hk/Ha.
3. Follow up Chemist 2, diatur cukup dekat dengan Follow Chemist 1 dengan Interval waktu 1-2 bulan dengan Estimasi Output 2 Ha/Hk.
4. Follow up chemist 3, 4 dst diatur cukup dekat dengan Follow up 2, sampai kondisi areal / blok tersebut cukup ringan, tuntas dan bisa dikembalikan ke Rotasi Pemeliharaan Regulernya.
5. Estimasi Penuntasan dengan Alternatif 1 ini mencapai 500-600 ribu per Ha dengan Kondisi Akhir Areal adalah ringan.

Asumsi Dasar dari Alternatif 1 (Chemist Oriented) ini adalah ; Seburuk2nya kualitas Pengendalian Chemist Pasti Dampak perbaikannya jauh lebih besar dan lebih lama daripada manual, semahal2nya Pengendalian Chemist, pasti lebih murah daripada Manual.

Contoh Pusingan Kerja; Penuntasan Kondisi Piringan Berat dengan Alternatif 1 (Chemist Oriented)

Contoh Pusingan Kerja; _Penuntasan Kondisi Piringan Berat dengan Alternatif 1 (Chemist Oriented)_
Contoh Pusingan Kerja; _Penuntasan Kondisi Piringan Berat dengan Alternatif 1 (Chemist Oriented)_
Sequence Pemeliharaan Piringan Chemist.
Sequence Pemeliharaan Piringan Chemist.
Happy
Happy
0
Sad
Sad
0
Excited
Excited
0
Sleepy
Sleepy
0
Angry
Angry
0
Surprise
Surprise
0

Activity AC 1 Inspeksi Mendadak di BDME 2 mengikuti Apel Sore, Kamis 11 Juni 2020

Apel Sore BDME 2, 11 Juni 2020

Yth. Bapak COO Bapak POC Bapak PQIC Bapak PC Kalteng Bapak RH Mentaya Berikut Saya sampaikan Activity AC 1 Inspeksi Mendadak di BDME 2 mengikuti Apel Sore, Kamis 11 Juni 2020. Bersama : Asisten BDME 2 (Eko Wahyudi anto), Mandor 1, Mandor Panen, Krani Panen, …

Spirit Alam Bawah Sadar Mengejar Target 28 ton/ha Tahun 2020 di SMRE, HEBAT dan SMART – WAJIB dan HARUS CAPAI

Area Controller 1, Budi Siregar sedang menjelaskan Buku Sukses Seorang Asisten - Deklarasi Daily Activity di Apel Sore Estate SMRE 07 Februari 2020

Berbicara seputaran produksi tidak terlepas dengan Faktor Kali Produksi (FKP) :

FKP = luas (Ha) x SPH (pkk/Ha) x BJR (kg) x Jjg/pkk (jjg) x Palm Product (OER, KER, %)

Silahkan baca : Faktor Kali Produksi di Perkebunan Kelapa Sawit

Area Controller 1, Budi Siregar sedang menjelaskan Buku Sukses Seorang Asisten sebagai Alat bantu - Deklarasi Daily Activity di Apel Sore Estate SMRE 07 Februari 2020
Area Controller 1, Budi Siregar sedang menjelaskan Buku Sukses Seorang Asisten sebagai Alat bantu – Deklarasi Daily Activity di Apel Sore Estate SMRE 07 Februari 2020

Menjawab permasalahan yang ada :

  1. Bunch formation”, Quick count sensus
    – Usahakan ambil sampel yang mewakili di masing-masing blok.
    – Per tahun tanam di ambil sampel (usahakan ada blok produksi tinggi dan blok produksi paling jelek).
  2. Tuntas dan bersih harga mati (Plan = Aktual), hitung sesuai dengan standard luasan pada pusingan panen 7 hari maksimum (6/7).
  3. Semangat mengejar target produksi harus searah. Mulai besok digaungkan saja semangat mengejar target produksi +10% dari Budget, SMRE = 28 ton/Ha Tahun 2020.
  4. Disiplin mengawal progress pergerakan ancak (9, 11, 13 s/d selesai). Jika ada temuan buah tinggal atau berondolan tinggal langsung eksekusi.
  5. Area Controller 1, Budi Siregar sedang menjelaskan Buku Sukses Seorang Asisten - Deklarasi Daily Activity di Apel Sore Estate SMRE 07 Februari 2020
    Area Controller 1, Budi Siregar sedang menjelaskan Buku Sukses Seorang Asisten – Deklarasi Daily Activity di Apel Sore Estate SMRE 07 Februari 2020
  6. Standard QC dijalankan, Mandor = 3 check, Mandor 1 = 2 check, Asisten = 2 check. Pada kondisi tertentu lakukan crosscheck ke QC mandor. QC yang baik :
  • 3 – 5 pemanen dengan produktifitas terendah (Asumsinya: produktifitas mereka rendah, wajib kita duga buah tinggal banyak).
  • Di areal yang cenderung masalah/weakness area (palungan, pinggiran parit, peringgan, areal semak, areal perlu racking, areal Hilly/tanpa teras).
  • KKP dievaluasi kembali. 1 KKP (5 – 6 TK). Jika ada TK bermasalah, sisipkan 1 TK .
  • Peta kondisi losses, fokus kawal di sini.
  • Gunakan administrasi terUpdate (peta mozaik, peta kondisi, peta palungan, peta lain-lain) sebagai Tools.
Peserta Apel Sore di Estate SMRE Bersama Area Controller 1, Budi Siregar
Peserta Apel Sore di Estate SMRE Bersama Area Controller 1, Budi Siregar

Penegasan khusus:
Untuk menjaga kelangsungan produksi agar tidak larut dalam kondisi tidak capai target, caranya :
1. HARAM Over Prunning, harus terjadi. – Canopy Management.
2. STOP botak-botakin areal – Team BGS Handal (simulasi massive).
3. Pupuk Zero Losses/Zero tollerance – konkrit dijalankan 5T.
4. Zig-zig cross wise frond stacking di jalankan
5. Pekerjaan rain harvesting (panen air).
Khusus team SMRE (Asisten, Askep, EM) – melaporkan secara harian, sesuai dengan standard check kita.

Pembelajaran dan Semangat Mengejar Target Produksi 28 ton per Ha di Tahun 2020 semua team SMRE harus searah dan menggaungkan target tersebut mulai tanggal 08 Februari 2020
Pembelajaran dan Semangat Mengejar Target Produksi 28 ton per Ha di Tahun 2020 semua team SMRE harus searah dan menggaungkan target tersebut mulai tanggal 08 Februari 2020

Silahkan dibaca : Terkhusus Buat TeamKU SMRE (HEBAT dan SMART), “Bagaimana Merubah Ancaman Menjadi Peluang dan Kekuatan”?…

Semangat/MOTIVASINYA:
1. Tidak BERUBAH… MATI !
2. HASIL Berbeda, Lakukan Cara Berbeda.
3. Bayangkan di alam bawah sadar (subconscious mind)

28 ton/Ha

itu sudah terjadi – setting goal mind.
4. Deklarasi Daily Activity, tanpa tawar menawar, 100% HARUS DIJALANKAN dan dilaporkan.

HEBAT = Handal, Excellent, Bersinergi, Assertive dan Teladan – orientasi Manusia, Proses dan Hasil Kerja.
SMART = Sehat, Maju, Aman, Ramah dan Tertib – orientasinya ke Pemondokan.

Setting target sederhana (it’s simple)
Divisi 2 (semangat 28 ton/Ha)
Target per hari = 35 ton
Jumlah mandoran = 2 mandoran
Berarti target per mandoran = 18 ton/mandoran
Jumlah TK/mandoran = 15 TK
Target/TK = 1,2 ton/TK
Rata-rata BJR = 9,5 kg
Identik = 127 jjg/TK
Ideal bekerja = 7 jam
Target per jam = 18 jjg/TK/jam
Target per 10 menit = 13 jjg/10 menit
3 menit = 1 jjg

Pak Rendra Yuli Priono Estate Manager SMRE sedang memberikan Arahan dan Motivasi ke Team SMRE untuk Mencapai Target Produksi 28 ton per Ha di Tahun 2020
Pak Rendra Yuli Priono Estate Manager SMRE sedang memberikan Arahan dan Motivasi ke Team SMRE untuk Mencapai Target Produksi 28 ton per Ha di Tahun 2020

#GerakanSatuPerbaikan
#KamiMAUKamiJugaBISA – Kami MAU, Kami Juga BISA
#TanpaTAPITanpaNANTI – Tanpa TAPI, Tanpa NANTI
#LandingLanguage – Landing Language
#LandingPosition – Landing Position
#RepairHuman – Repair Human
#SpiderNestStrategic – Spider Nest Strategic

Happy
Happy
0
Sad
Sad
0
Excited
Excited
0
Sleepy
Sleepy
0
Angry
Angry
0
Surprise
Surprise
1

PDCA Review Area 1 Periode Mei 2020, Regional Mentaya

Review PDCA tingkat Area 1 Regional Mentaya, 08 Juni 2020

PDCA review tingkat Area dilakukan pada tanggal 08 Juni 2020, di ruang meeting Area 1 Regional Mentaya : GMKE : – Pencapaian bulan Mei 2020, Budget : 102%, 84% Sensus, sd : 95% Budget dan Sensus 105% – Harvesting Quality menurun dibandingkan dengan bulan lalu. …

Daily Activity Asisten Divisi 2 BDME, Selasa 19 Mei 2020

Daily Activity Asisten

Yth bapak AC area 1
Berikut disampaikan Daily Activity Asisten BDME 02, tgl 19/05/2020
Pengawalan PP,PS,PJ

Tim BDME 02
👨‍✈️ Asisten Divisi
👨‍✈️ Mandor 1
👨‍🚒 Mandor Panen A
👨‍🚒 Mandor Panen B
👨‍🚒 Krani Panen A
👨‍🚒 Krani Panen B
👨‍🚒 Mandor Pupuk
👨‍🚒 Mandor perawatan
👨‍🚒 Krani Transport

Daily Activity Asisten
Daily Activity Asisten

Kegiatan :
⏰ Jam 04.45 – 05.00
Apel Pagi Tahap 1
⏰ Jam 05.00 -05.15
Apel Pagi Tahap 2
⏰ Jam 05.15-06.00
Mutu transpot dan cek kondisi hari ini
⏰ Jam 06.00-06.30
Memastikan seluruh pekerjaan sudah dimulai
⏰ Jam 06.30-07.30
~Cek BMS (material tracking & pemupukan)~
⏰ Jam 07.30–08.30
Cek BGS (material tracking & penyemprotan)
⏰ Jam 08.30-09.00
Cek Pekerjaan TP2A
⏰ Jam 09.00-09.15
Progres pengawalan hancak
⏰ Jam 09.15-10.00
Mutu hancak
⏰ Jam 10.00-10.30
Wolon dan sarasehan di salah satu KKP
⏰ Jam 10.30-11.30
Mutu hancak kedua
⏰ Jam 11.30-12.00
Memastikan progres Pengangkutan
⏰ Jam 12.00-13.00
~Recheck taksasi harian~
⏰ Jam 13.00-14.00
~Recheck panen di salah satu kemandoran~
⏰ Jam 14.00-15.00
Apel Sore Divisi
⏰ Jam 15.00-16.00
Cek Perumahan, TPA & Rumah Ibadah
⏰ Jam 16.00-16.30
Apel Sore Estate
⏰ Jam 16.30-18.30
Memastikan Progres pengangkutan TBS

Evaluasi :
📌 Fokus buat buah dengan menjaga kecukupan pelepah (haram overprunning)
📌 Evaluasi percapaian produksi parameter budget supaya tercapai di bulan Mei.
📌 Menjaga kualitas mutu buah.
📌 Pengejaran rempes dan progres kerja alat dimonitor dan dimaksimalkan.

Ket : Dari 18 deklarasi daily activity, 15 activity yang dijalankan hari ini setara dengan 83%.

Administrasi :
RKH
PDCA
LHM
BON

Demikian disampaikan terima kasih.

Kami MAU, Kami Juga BISA

Happy
Happy
0
Sad
Sad
0
Excited
Excited
0
Sleepy
Sleepy
0
Angry
Angry
0
Surprise
Surprise
0

Dokumentasi Klinik Kerja Mandor Area 1 Tahun 2019

The Master Mandor 1 (Bapak Sukamto) diberikan Reward oleh Area Controller 1 PT. KMB di Acara KKM Area 1, GOR, Jum'at, 20.12.19.
The Master Mandor 1 (Bapak Sukamto) diberikan Reward oleh Area Controller 1 PT. KMB di Acara KKM Area 1, GOR, Jum'at, 20.12.19.
The Master Mandor 1 (Bapak Sukamto) diberikan Reward oleh Area Controller 1 PT. KMB di Acara KKM Area 1, GOR, Jum’at, 20.12.19.
The Master Team Solid, pemenangnya BAGE di Wakili Slamet di Acara KKM Area 1, GOR, Jum'at, 20.12.19.
The Master Team Solid, pemenangnya BAGE di Wakili Slamet di Acara KKM Area 1, GOR, Jum’at, 20.12.19.
The Master Mandor Panen Eko Haryanto (BHJE Div 2) di Acara KKM Area 1, GOR, Jum'at, 20.12.19
The Master Mandor Panen Eko Haryanto (BHJE Div 2) di Acara KKM Area 1, GOR, Jum’at, 20.12.19
The Master Mandor BMS Ali Nurdin (SMRE). Reward diberikan Bapak RPI (Arsyad Harris) di Acara KKM Area GOR, Jum'at, 20.12.19
The Master Mandor BMS Ali Nurdin (SMRE). Reward diberikan Bapak RPI (Arsyad Harris) di Acara KKM Area GOR, Jum’at, 20.12.19
The Master KKM Area 1 Tahun 2019 di dampingi Bapak Asistennya
The Master KKM Area 1 Tahun 2019 di dampingi Bapak Asistennya
The Master KKM Area 1 di Acara KKM Area 1, GOR, Jum'at, 20.12.19.
The Master KKM Area 1 di Acara KKM Area 1, GOR, Jum’at, 20.12.19.
The Master BGS, Ibu Misringah BHJE. Reward diberikan oleh Bapak Agau Traksi CMNT di Acara KKM Area 1, GOR, Jum'at, 20.12.19.
The Master BGS, Ibu Misringah BHJE. Reward diberikan oleh Bapak Agau Traksi CMNT di Acara KKM Area 1, GOR, Jum’at, 20.12.19.
Team Area 1 Berpose bersama di Acara KKM Area 1, GOR, Jum'at, 20.12.19
Team Area 1 Berpose bersama di Acara KKM Area 1, GOR, Jum’at, 20.12.19
Team Area 1 Berpose bersama di Acara KKM Area 1, GOR, Jum'at, 20.12.19.
Team Area 1 Berpose bersama di Acara KKM Area 1, GOR, Jum’at, 20.12.19.
Team Area 1 Berpose bersama di Acara KKM Area 1, GOR, Jum'at, 20.12.19..
Team Area 1 Berpose bersama di Acara KKM Area 1, GOR, Jum’at, 20.12.19..
Team Area 1 Berpose bersama di Acara KKM Area 1, GOR, Jum'at, 20.12.19...
Team Area 1 Berpose bersama di Acara KKM Area 1, GOR, Jum’at, 20.12.19…
Team Area 1 Berpose bersama di Acara KKM Area 1, GOR, Jum'at, 20.12.19....
Team Area 1 Berpose bersama di Acara KKM Area 1, GOR, Jum’at, 20.12.19….
Team Area 1 Berpose bersama di Acara KKM Area 1, GOR, Jum'at, 20.12.19. Kekompakan team Area 1 perlu di Appresiasi. Iya Gak....
Team Area 1 Berpose bersama di Acara KKM Area 1, GOR, Jum’at, 20.12.19. Kekompakan team Area 1 perlu di Appresiasi. Iya Gak….
Para The Master (BHS, BMS, BSS dan TP2A) serta team Solo di Acara KKM Area 1, GOR, Jum'at, 20.12.19. Foto Semangat 45
Para The Master (BHS, BMS, BSS dan TP2A) serta team Solo di Acara KKM Area 1, GOR, Jum’at, 20.12.19. Foto Semangat 45
Para The Master (BHS, BMS, BSS dan TP2A) serta team Solo di Acara KKM Area 1, GOR, Jum'at, 20.12.19. Foto Gaya Resmi
Para The Master (BHS, BMS, BSS dan TP2A) serta team Solo di Acara KKM Area 1, GOR, Jum’at, 20.12.19. Foto Gaya Resmi
Happy
Happy
0
Sad
Sad
0
Excited
Excited
0
Sleepy
Sleepy
0
Angry
Angry
0
Surprise
Surprise
0
Hosting Unlimited Indonesia
error: Content is protected !!
X