Tantangan sebuah JABATAN yang telah di AMANAHKAN

1 0

Dalam buku The Leader of Leaders disampaikan bahwa amanah kepemimpinan mencakup 3 hal, pertama amanah moral, kedua amanah intelektualitas, dan yang ketiga adalah amanah social. Ketiga amanah ini tidak bisa kita lepaskan sebab 3 amanah ini saling berkaitan dan tentunya menjadi hal yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin. Tugas seorang pemimpin memang berat sebab memang sejarah membuktikan bahwa para pemimpin bangsa kita dulu adalah orang-orang yang memang menderita. Bagi para pemimpin sejati yang tidak menyuruh orang lain sebelum menyuruh dirinya sendiri, dan tidak melarang orang lain sebelum melarang dirinya sendiri, badai terjal seorang pemimpin seharusnya mengingat kembali pentingnya kredo Agus Salim, “Leiden is Lijden” (memimpin adalah menderita).

Dokumentasi disaat atasan sedang memberikan arahan dan kewaspadaan terhadap covid-19
Dokumentasi disaat atasan sedang memberikan arahan dan kewaspadaan terhadap covid-19

Kadang kala kita sendiri sering menyepelekan suatu amanah yang sudah dipercayai terhadap kita, kita menganggap mudah dan seringkali juga menggampangkan sesuatu yang sudah ditanggungjawabkan terhadap kita. Bila kita memaknai suatu amanah yang diberikan terhadap kita itu adalah gambaran kepercayaan awal untuk kita dari atasan, teman keluarga atau kerabat kita yang lainnya. Sekarang, tinggal bagaimana kita mengemban amanah kepercayaan tersebut bisa kita implementasikan dengan baik dan benar.

Misalkan saja, hal kecil yang sangat gampang dan tanpa kita sadari sudah merugikan dan membuat suatu kepercayaan itu pudar terhadap kita, dan hal ini biasa juga sering kita temui kasat mata. Bila suatu perusaahaan sudah memberikan alat ataupun inventaris terhadap kita, tetapi kita malah tidak merawat apa yang telah diberikan dan dipercayakan oleh perusahaan terhadap kita dan itu akan menjadi salah satu amanah kepercayaan yang sia-sia pada akhirnya.

Perusahaan tidak pernah menuntut lebih terhadap kita, tetapi perusahaan hanya berharap kita dapat memberikan yang terbaik buat nya. Apa yang sudah dipercayakan dan diberikan kepada kita seharusnya kita dapat menjaga dan merawatnya bukan malah kita melakukan hal pembiaran. Itu dapat membuat dampak buruk terhadap kita serta lingkungan sekitar tempat kita bekerja dan menjadikan budaya buruk tersebut biasa saja.

Pemberian arahan tanggungjawab dan displin kerja
Pemberian arahan tanggungjawab dan displin kerja

Bila kita sudah membiasakan dan budayakan hal tersebut itu akan menjadi terus menerus terjadi sehingga membuat alam bawah sadar kita menganggap tidak terjadi apa-apa dan hal yang biasa saja terjadi. Jangan sesekali kita membiasakan hal buruk terjadi pada hidup kita bila kita ingin maju, sukses dan lebih baik. Tetapi biasakan diri kita untuk displin dan bertanggungjawab atas amanah yang sudah dipercayakan perusahaan terhadap kita agar hasil dari sebuah kepercayaan itu tidak menjadi sia-sia tentunya. Sekian dari saya Rapeja Agustinus Penulis Pemula yang ingin memperbaiki hidupnya. Salam Perjuangan.

Happy
Happy
0
Sad
Sad
0
Excited
Excited
1
Sleepy
Sleepy
0
Angry
Angry
0
Surprise
Surprise
0
Hosting Unlimited Indonesia
error: Content is protected !!
X