Kolaborasi Mill, Operational dan Support Pengelolaan Land Aplikasi Reg Sungai Melayu

Yth.
Bapak HPO KalBar
Bapak RH Sei Melayu
Bapak AC 10

Salam produktifitas
Ijin menyampaikan Pak – Aktivitas Saya – Kolaborasi Mill, Operational dan Support Pengelolaan Land Aplikasi Reg Sungai Melayu, Jum’at, 12 Maret 2021.

  1. Mengikuti Apel Pagi
  2. Apel pagi di BBNE 01 dan BBNE 02
    Pembagian buku notes potong buah, sebagai bukti transparansi dan membangun trust ke pemanen.

    Ke BBNE 03 (Asisten Pak Suyatno)
    Check Perumahan:
    – Dari mulai bulan Nopember 2021 perumahan yang rusak dihantam angin, belum ada tindak lanjut dari CE, ada dua rumah yang ada karyawannya – miris sekali melihatnya, jika turun hujan.
    – Sudah hampir 1 tahun, tidak ada penerangan listrik, fokus perhatian dan progress (karyawan pakai mesin penerangan sendiri, genset portabel). Hal ini sangat perlu disupport dan diperhatikan lebih serius, karena karyawan merupakan mesin produksi.
    – BBNE 03 akan dijadikan contoh perumahan dan SAD.
    – Air juga bermasalah: sudah di bor (ketemu air), pipa dan mesin belum ada sampai saat ini.

    Perumahan BBNE 03 dibutuhkan support percepatan perbaikan (4 bulan belum ada progress), instalasi air dan listrik. Jum'at, 12.03.2021
    Perumahan BBNE 03 dibutuhkan support percepatan perbaikan (4 bulan belum ada progress), instalasi air dan listrik. Jum’at, 12.03.2021
  3. Mengawal Proses
  4. Ke Blok H42a BBNE 02:
    – Cek oles kentosan (solar : starlon = 1 : 19), hasil baik.
    – Cek sanitasi/prunning: hasil baik, hanya perlu simulasi susun pelepah zig zag (rencana, Sabtu 13.03.2021).
    – Cek hasil semprot: clean weeding, selektif spraying dan fokus semprot lanjutan fokus ke palungan, TPH, pasar kumis (kaki lima jalan).
    – Berondolan di pasar pikul (lepas dari janjang panen) dibersihkan dan dikutip bersih.
    – Anak kayu yang tumbuh di gawangan segera dikerjakan.

    Membangun budaya komunikasi, tranparansi, tracking dan kesegeraan bertindak. Jum'at, 12.03.2021
    Membangun budaya komunikasi, tranparansi, tracking dan kesegeraan bertindak. Jum’at, 12.03.2021
    Mencontohkan susun pelepah zig zag di BBNE 03, Jum'at 12.03.2021
    Mencontohkan susun pelepah zig zag di BBNE 03, Jum’at 12.03.2021
    Cek oles kentosan di BBNE 03 blok H42a BBNE 03. Jum'at, 12.03.2021
    Cek oles kentosan di BBNE 03 blok H42a BBNE 03. Jum’at, 12.03.2021
    Follow Up ke Kontraktor a.n Pak Satim untuk menambah TK sanitasioles kentosanaplikasi Jankos. Progres rekrut dari Jawa Banjarnegara. Jum'at, 12.03.2021
    Follow Up ke Kontraktor a.n Pak Satim untuk menambah TK sanitasioles kentosanaplikasi Jankos. Progres rekrut dari Jawa Banjarnegara. Jum’at, 12.03.2021

    Melakukan Simulasi Land Aplikasi
    Bersama MOD, MM, EM, Asisten EHS, Asisten Operasional (BBNE 01, BBNE 02), RPI, Staf BGS dan TK LA.

    Notulensi Simulasi Land Aplikasi
    Berikut hasil notulensi dari kegiatan multi feeding land aplication:

    Problem Identification:
    – Kadar BOD masih di angka 1.500 ppm, seharusnya bisa mencapai 3.000 – 5.000 ppm.
    – Pengelolaan LA yang masih belum maksimal serta jadwal pengaliran yang belum update.
    – Belum ada kolaborasi antara mill dengan operasional serta support dalam mengerjakan LA.
    – Administrasi di Pondok LA belum terupdate.
    – Beberapa Flatbed belum terisi LA

    Kolaborasi Mill, Operational dan Support Pengelolaan Land Aplikasi Reg Sungai Melayu, Jum'at, 12 Maret 2021
    Kolaborasi Mill, Operational dan Support Pengelolaan Land Aplikasi Reg Sungai Melayu, Jum’at, 12 Maret 2021

    Corrective Action :
    – Menaikan kadar BOD menjadi 3.000 -5.000 ppm, setara dengan 12 Kg pupuk dengan cara melakukan _multi feeding_ dan _blending_.
    – Pengelolaan yang baik dan kolaborasi antara mill dan operasional serta support untuk mencapai tujuan menjadikan limbah sebagai pengganti hara.
    – Mengupdate jadwal rotasi dan pusingan untuk pengaliran limbah ke LA agar memudahkan monitoring di lapangan.
    – Mengupdate dan melengkapi administrasi di pondok LA yang meliputi Peta aplikasi, jadwal penyiraman dan realisasi.
    – Flatbed di blok G17 belum terisi dan akan dilakukan pengisian serta melakukan monitoring di setiap flatbed untuk memastikan flatbed selalu terisi LA.

    Kolaborasi Mill, Operational dan Support Pengelolaan Land Aplikasi Reg Sungai Melayu, Jum'at, 12 Maret 2021... pic 1
    Kolaborasi Mill, Operational dan Support Pengelolaan Land Aplikasi Reg Sungai Melayu, Jum’at, 12 Maret 2021… pic 1
    Kolaborasi Mill, Operational dan Support Pengelolaan Land Aplikasi Reg Sungai Melayu, Jum'at, 12 Maret 2021... pic 2
    Kolaborasi Mill, Operational dan Support Pengelolaan Land Aplikasi Reg Sungai Melayu, Jum’at, 12 Maret 2021… pic 2
    Kolaborasi Mill, Operational dan Support Pengelolaan Land Aplikasi Reg Sungai Melayu, Jum'at, 12 Maret 2021... pic 3
    Kolaborasi Mill, Operational dan Support Pengelolaan Land Aplikasi Reg Sungai Melayu, Jum’at, 12 Maret 2021… pic 3
    Kolaborasi Mill, Operational dan Support Pengelolaan Land Aplikasi Reg Sungai Melayu, Jum'at, 12 Maret 2021... pic 4
    Kolaborasi Mill, Operational dan Support Pengelolaan Land Aplikasi Reg Sungai Melayu, Jum’at, 12 Maret 2021… pic 4

    Tambahan mengenai POME dan Land Aplikasi

    Dear Bapak MM dan MOD,
    Agar bapak MM dan MOD lebih memperhatikan operasional IPAL kita supaya BOD POME yang dikirimkan ke LA dan Composting sesuai dengan rekomendasi dari Riset, BOD ke LA 3.500-5.000 ppm dan BOD ke Composting 10.000 ppm.
    Perlu diingat bahwa POME adalah BUKAN LIMBAH, tapi PUPUK BUAT TANAMAN SAWIT jika BOD sesuai dengan yang direkomendasikan Riset, tapi jika BOD rendah maka POME kurang bermanfaat bagi tanaman.

    Faktor-faktor yang menyebabkan tinggi atau rendahnya BOD yaitu :
    1. Jumlah bakteri yang aktif selama proses penguraian di IPAL.
    2. Debit feeding yang masuk dan kualitasnya.
    3. Retensi selama proses penguraian di IPAL.

    Hal-hal yang perlu diperhatikan dan dihitung adalah :
    1. Jumlah bakteri yang aktif dipengaruhi oleh keseimbangan antara makanan dan bakterinya di kolam. Ini sangat ditentukan oleh pengaturan feeding (makanan) ke masing-masing kolam yang kita sebut sebagai pengaturan multi feeding. Jika bakteri dan makanan tidak seimbang, maka kolam tersebut akan collaps.
    2. Debit feeding yang dikirim ke IPAL, akan berpengaruh terhadap Retensi dan lama penguraian di kolam limbah.
    Semakin lama retensi atau penguraian di kolam limbah, maka BOD akan semakin rendah dan sebaliknya.
    Pengalaman kita, untuk menghasilkan BOD max 5000 ppm (Izin Land Aplikasi) dibutuhkan retensi penguraian selama 40 – 50 hari (dipengaruhi BOD yang masuk). Dan untuk menghasilkan BOD <100 ppm (IPLC ke sungai) membutuhkan retensi penguraian selama > 120 hari.
    Jika utilisasi Mill rendah, akan menghasilkan Volume Final Effluent yang rendah atau lebih sedikit, sehingga retensi di IPAL akan bertambah atau lebih lama karena semua kolam tetap difungsikan.
    Jadi kebutuhan pemakaian kolam limbah harus disesuaikan dengan utilisasi Mill, ratio FE, pendangkalan kolam dan pengaturan feeding masing-masing kolam.

    Contohnya : Jika Mill tersebut mengolah TBS 1.000 Ton/hari, dengan ratio FE 55% maka POME yang dihasilkan dari Mill sebanyak 550 m3 POME/hari. Sehingga Volume kolam limbah yang dibutuhkan sekitar 27.500 m3 dengan retensi 50 hari.

    3. Komposisi air yang tinggi di FE juga sangat mempengaruhi, seperti penambahan air cucian pabrik yang masuk ke FE atau air hujan yang masuk ke kolam limbah lewat benteng kolam, hal ini akan mengakibatkan pengenceran.

    Beberapa Solusi yang dapat kami sampaikan adalah :
    1. Atur feeding yang masuk ke masing-masing kolam dengan multi feeding agar ada keseimbangan antara makanan dan jumlah bakteri.
    2. Hitung kebutuhan kolam yang akan dipakai disesuaikan dengan utilisasi Mill dan retensi yang kita inginkan. Pada saat utilisasi mill yang rendah, maka beberapa kolam limbah bisa dikurangi dan pada kesempatan ini kolam limbah bisa kita maintenance (mengeruk lumpur, dll) sehingga saat utilisasi mill tinggi (peak crop) kolam limbah ini sudah berfungsi maksimal.
    3. Kurangi pemakaian air di mill yang bisa menyebabkan pengenceran di FE dan juga pastikan tidak ada penambahan air hujan ke kolam lewat benteng kolam.
    4. Pastikan ujung pipa sirkulasi bakteri terbenam ke dalam air, agar bakteri tidak mati terkontaminasi dengan oksigen.
    5. Pastikan pompa yang ke LA diambil dari kolam yang berbeda dengan Pompa ke Composting. Pompa ke LA dipasang di kolam yang BOD nya 3.500 – 5.000 ppm sedangkan pompa yang ke Composting dipasang di kolam yang BOD nya 10.000 ppm.
    6. Tambahkan pompa penghancur lumpur di dekat inlet Pompa LA dan Pompa Composting, sehingga lumpur-lumpur yang nutrisinya tinggi terikut terhisap pompa ke LA dan Composting.
    Diminta bapak MM dan MOD, memastikan operasional IPAL ini dilaksanakan dengan baik dan penuh tanggung jawab.

    Sumber : Paris J. Sihombing

    Berikut terlampir laporan Hasil analisa mill biofertilizer periode januari 2021.

    Berdasarkan hasil analisa tersebut dapat dilaporkan sebagai berikut :

    1. Hasil analisa C/N rasio semua umur kompos masih diatas 30 %.
    2. Hasil analisa hara K di semua umur tidak ada yang diatas 1,5 %.
    3. Nilai BOD (5 hari) untuk penyiraman kompos tertinggi hanya 2.148 ppm.
    4. Nilai BOD (5 hari) untuk land aplikasi tertinggi hanya mencapai 2.532 ppm.

    Rekomendasi :
    1. Penyiraman kompos diharapkan lebih merata dan konsisten dilakukan setiap 2 hari sekali untuk menjaga kelembaban kompos agar proses dekomposisi berjalan dengan baik.
    2. Hasil analisa hara K tidak ada yang lebih dari 1,5 % atau lebih rendah dibandingkan dengan bulan sebelumnya dikarenakan tercuci oleh hujan. Mill dengan kandungan hara rendah, dapat ditingkatkan dengan mengikutsertakan lumpur (sludge) dalam kolam limbah untuk meningkatkan kualitas hara dalam kompos.
    3. Kualitas Pupuk cair dapat ditingkatkan dengan aplikasi penyiraman kompos menggunakan limbah dari kolam 3 atau 4 atau BOD 10.000 ppm.
    4. BOD untuk land aplication dapat ditingkatkan diangka 3500 ppm.

    Sumber: Agung Kurniawan

    3. Kegiatan Sore
    Follow up tindak lanjut percepatan perbaikan perumahan di BBNE 03 ke Pak Yoyok CE. Informasinya: hari Rabu TK untuk memperbaiki perumahan di sana, datang.
    Update laporan.

Demikian saya sampaikan pak, terimakasih.
🙏🙏🙏

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Silahkan Baca :  Reminder Penuntasan Jankos dan Refreshing Mitigasi Pencurian di PHYE, Senin, 12 Juli 2021.

Recommended For You

About the Author: Budi S @ImpianClub

Agronomist, Investor, Trader Forex, Reseller dan Internet Marketer. Saat ini saya bermitra dengan SkyWay (Investasi Saham Real Proyek), Program CryptoUnit, Duyunov's Motor, Aquix, Gem4me : the first financial messenger, Immunoterapi UFG, AQUIX Indonesia, DigiU, Project Artificial Intelligence dan Member MLM Melia. Saya dapat dihubungi di Telp/WA : 08115018144 - 08124844544.

Tinggalkan Balasan

Ambil Keputusan Sekarang untuk Perubahan Hidup Anda - Take Action Sekarang dengan Komunitas Dash2 untuk Meraih Income Eksponensial di Bisnis eCommerce


pasang iklan gratis
%d blogger menyukai ini: