Orang Makmur Selalu Miliki Mindset #3 Abundance ini…

1 0

Dikutip dari email : support@belajarbisnisinternet.com

Budi,

Apa kabar Anda pagi ini? 🙂

Semoga setelah mempelajari Mindset #2 di email kemarin dan melakukan latihan yang saya minta Anda lakukan maka Anda bangun pagi hari ini dengan perasaan yang lebih positif, penuh harapan dan bahagia..

Jika Anda BELUM membaca email-email sebelumnya (ini adalah email ke 4 dari email series yang saya kirimkan), silahkan baca email-email sebelumnya baru lanjutkan ke email hari ini.. Tetapi jika Anda baru bergabung ke daftar email saya atau tidak menerima email-email sebelumnya, Anda bisa membaca selengkapnya di Sukarto Telegram Official Channel. Dimana saya ada menaruh seluruh email & konten bermanfaat yang saya buat sebagai arsip disana. Silahkan KLIK untuk JOIN Sukarto Official Channel.

Jadi saya ingin mengingatkan kembali tentang Mindset atau Langkah #2 yaitu:
MILIKI PERASAAN BERSYUKUR karena:

Perasaan bersyukur memiliki gelombang energi positif yang tinggi.
Dan saat Anda memancarkan energi positif yang tinggi seperti bahagia, penuh rasa syukur dan penuh kasih, Anda jadi magnet bagi hal-hal yang bagus juga.

Nah sebenarnya ada SATU LAGI MANFAAT buat orang-orang yang memiliki perasaan bersyukur ini. Suatu manfaat yang akan membantu seseorang mencapai Kesuksesan dalam segala aspek.

Saya menaruh hal ini di Mindset #3. Apa itu? Yaitu:

Mindset Abundance atau Pola Pikir Berkelimpahan

APA itu Pola Pikir Berkelimpahan atau Abundance Mindset?

Ini memang bukan sesuatu yang banyak dipahami banyak orang, tetapi sangat PENTING buat Anda yang memang ingin naik level lebih tinggi dalam kehidupan.

Untuk menjelaskan lebih mudah tentang Pola Pikir Berkelimpahan atau Abundance Mindset, ketahui dulu lawan katanya yaitu Pola Pikir Berkekurangan atau Scarcity Mindset.

Seseorang yang memiliki Pola Pikir Berkelimpahan atau Abundance Mindset adalah orang-orang (kelompok pertama) yang percaya bahwa ada LEBIH dari cukup segala sesuatu di dunia ini bagi semua orang.

Mereka percaya bahwa SETIAP orang bisa MENDAPAT bagian dari sesuatu yang baik di dunia ini. Entah itu kekayaan, kesuksesan, energi positif, teman, kebahagiaan dan lain-lain.

Sebaliknya, kelompok kedua yang memiliki Pola Pikir Kekurangan atau Scarcity Mindset percaya bahwa segala sesuatu di dunia ini TERBATAS, hal yang baik tidak cukup jika dibagi ke semua orang.

Mereka percaya jika dunia diibaratkan sebagai buah, kalau dibagi, ada yang dapat bagian, ada yang tidak dapat bagian alias apes / kurang beruntung 🙂

Yang celaka adalah jika Anda merasa jadi kelompok orang apes / kurang beruntung, maka hal inilah yang akan menghambat diri Anda untuk menarik hal-hal yang baik dalam kehidupan.

Memiliki Pola Pikir Berkelimpahan
Memiliki Pola Pikir Berkelimpahan

Jadi bagaimana?? Tentu arahnya adalah Memiliki Pola Pikir Berkelimpahan, dibanding memiliki pola pikir kekurangan, tetapi bagaimana caranya?

Nah sebagai start awal, pahami dulu ciri-ciri orang yang memiliki pola pikir berkelimpahan vs orang yang memiliki pola pikir kekurangan.

Ciri-ciri Pola Pikir Berkelimpahan vs Pola Pikir Kekurangan

Orang dengan pola pikir berkelimpahan biasanya dermawan, suka berbagi dan membantu orang lain, baik berupa materi maupun non materi. Saat ada saudara atau organisasi sosial yang membutuhkan, mereka akan membantu sesuai kemampuan.

Mereka percaya bahwa mereka berkelimpahan, punya lebih dari cukup untuk hidup, jadi tidaklah masalah untuk membantu orang lain yang membutuhkan. Mereka tidak merasa kekurangan jika memberi sesuatu untuk orang lain.

Sebaliknya orang dengan pola pikir kekurangan, biasanya pelit untuk berbagi atau berdana untuk membantu orang lain.

Mereka merasa harta yang dimiliki terbatas sehingga harus dijaga ketat agar tidak boleh ada yang keluar. Masuk boleh, keluar tidak boleh, seperti jalan satu arah. Mereka merasa kalau memberi orang lain, mereka akan kekurangan.


Orang dengan pola pikir berkelimpahan biasanya senang melihat kesuksesan orang lain, bukan malah iri atau dengki seperti yang biasanya terjadi pada banyak orang.

Kenapa?

Karena orang dengan pola pikir berkelimpahan percaya bahwa hal yang baik terjadi pada orang lain, juga bisa terjadi pada dirinya karena dunia ini berkelimpahan sehingga lebih dari cukup bagian untuk semua orang.

Orang dengan pola pikir berkelimpahan percaya kue (atau apapun hal yang baik) begitu BESAAARR atau berlimpah sehingga lebih dari cukup bagi semua orang untuk mendapatkan jatahnya, asal dia memperjuangkannya.

Nah, saat Anda tahu juga bisa dapat bagian dari sebuah kue yang sangat besar, apakah Anda akan berebut atau menginjak orang lain untuk mendapatkan jatah Anda?

Tentu TIDAK karena Anda tahu juga bisa mendapatkannya, asal Anda belajar tentang bagaimana cara mendapatkannya dan mulai menjalani prosesnya, sama seperti yang dilakukan orang lain yang memiliki hal yang Anda inginkan.


Sebaliknya orang dengan pola pikir kekurangan, biasanya iri, dengki atau tidak senang saat melihat kesuksesan orang lain.

Mereka biasa punya teori kenapa seseorang bisa sukses seperti:

Dia itu hanya beruntung!
Dia lahir dari keluarga kaya, ya jelas gampang lah
Dia banyak relasi orang kaya, ya pasti banyak dibantu
Dan lain-lain.

Apa Penyebab Orang Iri Saat Melihat Kesuksesan Orang Lain?

Tidak lain, tidak bukan karena mereka merasa tidak bisa atau tidak mampu mendapatkan kesuksesan atau hal baik yang terjadi pada orang lain.

Mereka merasa tidak percaya diri dan juga memiliki pola pikir kekurangan sehingga merasa jika orang lain dapat sesuatu yang baik, mereka merasa jatah hal baik yang bisa didapat jadi berkurang atau bahkan habis.

Saat seseorang memiliki perasaan kekurangan seperti ini dan juga negatif terhadap orang yang sukses atau pada orang yang memiliki sesuatu yang tidak dia miliki, artinya dia memberikan energi negatif pada hal yang juga dia inginkan.

Sehingga bagaimana mungkin seseorang bisa menarik hal yang dia inginkan (kesuksesan) kalau dia memberikan energi negatif pada orang yang memiliki hal yang dia inginkan?

Baca baik-baik kalimat diatas berulang kali!

Itu sebabnya HATI-HATI bergaul dengan orang-orang yang ‘benci’ atau memiliki pandangan negatif dengan orang kaya atau orang sukses. Jangan sampai Anda jadi ketularan penyakit ini.

Kita seharusnya turut senang saat seseorang meraih kesuksesan yang kita inginkan sehingga kita juga memberikan energi positif agar kita juga bisa menarik hal yang sama terjadi pada diri kita.

Saya tidak pungkiri ada orang kaya yang mendapatkannya dengan cara-cara yang tidak baik. Jadi tentu maksud saya disini adalah pilihlah role model atau panutan orang sukses yang baik!

Jadi Kaya Dulu atau Punya Pola Pikir Berkelimpahan Dulu?

Yang ada ayam dulu atau telur dulu? 🙂

Jangan dipikir bahwa orang dengan pola pikir berkelimpahan selalu orang kaya sedangkan orang dengan pola pikir kekurangan pasti orang miskin. Sama sekali tidak!

Saya sudah bertemu dengan banyak orang dari berbagai kalangan. Dari level atas, level bawah dan diantaranya. Saya bisa menyimpulkan jumlah kekayaan tidak bisa menunjukkan pola pikir yang dimiliki seseorang.

Pola pikir tidak sama dengan jumlah kekayaan yang dimiliki. Orang bisa saja kaya, tapi memiliki pola pikir kekurangan. Sebaliknya, orang bisa saja masih punya harta terbatas, tetapi bisa jadi punya pola pikir berkelimpahan.

Tetapi biasanya yang akan terjadi adalah orang yang punya pola pikir berkelimpahan, biasanya cepat atau lambat juga akan jadi orang makmur dan berkecukupan.
Sebaliknya orang dengan pola pikir kekurangan, hidupnya begitu-begitu saja dan bahkan pelan-pelan bisa jadi malah menurun hidupnya. Dari kaya jadi malah hidup susah.

Kenapa hal itu bisa terjadi?

Saya tidak tahu pasti, saya hanya mempelajari dan mengamati kehidupan banyak orang saja.

Mungkin Tuhan atau Alam Semesta senang pada orang yang memiliki pola pikir berkelimpahan karena orang seperti ini akan bermanfaat bagi banyak orang 🙂

Kemungkinan lain yang bisa saya pikirkan adalah karena merasa dunia ini berkelimpahan, maka orang dengan pola pikir berkelimpahan lebih optimis, lebih positif dan lebih percaya dengan orang lain.

Sedangkan orang dengan pola pikir kekurangan lebih pesimis, lebih negatif dan lebih tidak percaya dengan orang lain.

2 Cara Membentuk Pola Pikir Berkelimpahan

Tentu sekarang pertanyaannya adalah bagaimana membentuk atau memiliki pola pikir berkelimpahan?

Pola pikir adalah sesuatu yang bisa dipelajari dan bisa dibentuk karena pola pikir sebenarnya adalah sebuah kebiasaan.

Memang awalnya kadang cukup sulit untuk membentuk kebiasaan baru, tetapi lama kelamaan saat Anda mengulangi dan melakukan secara terus menerus, kebiasaan atau pola pikir baru bisa terbentuk dengan kuat.

Nah dari belajar, refleksi pengalaman sendiri dan bergaul dengan orang-orang yang makmur dan memiliki mindset berkelimpahan, saya menemukan dua cara untuk membentuk pola pikir berkelimpahan, yaitu:

Cara PERTAMA: Miliki Perasaan Bersyukur

Itu sebabnya kenapa saya menjelaskan di email kemarin (Mindset #2) pentingnya memiliki perasaan bersyukur.

Saat bersyukur, Anda akan mulai menyadari bahwa ternyata ada banyak yang Anda miliki, yang mungkin tidak Anda sadari sebelumnya. Anda mulai merasa berkecukupan atau berkelimpahan.

Orang akan memiliki realita sesuai dengan apa yang dominan di dalam pikirannya.

Kondisi pikiran seperti ini akan membawa pikiran bawah sadar Anda bakal menarik semakin banyak hal-hal yang baik dan bisa disyukuri.

Oleh sebab itulah, menurut pengalaman pribadi saya, sering-sering bersyukur akan membuat pikiran Anda dominan dengan perasaan berkelimpahan dan berkecukupan akan menarik hal-hal baik ke dalam kehidupan Anda.

Tetapi bersyukur seperti yang saya jelaskan ini, bukan hal yang mudah untuk dilakukan, betul tidak?

Kebanyakan orang lebih mudah untuk mengeluh, komplain, iri dan sejenisnya serta memikirkan hal-hal yang TIDAK dia miliki. Kenapa si A punya itu, kenapa aku gak?

Manusia seringkali selalu merasa kurang, betul tidak?

Sehingga saat seseorang terus berpikir saya kurang ini, saya kurang itu, kenapa si dia bisa punya X tapi saya tidak punya dan seterusnya,

Sadarkah bahwa saat Anda mengeluh, komplain, iri dan sibuk memikirkan apa yang tidak Anda miliki, sebenarnya Anda sedang merasa kekurangan atau memiliki pola pikir kekurangan atau Mindset Scarcity.

Percaya atau gak percaya, pikiran seperti ini justru bukan malah membantu Anda meraih apa yang Anda inginkan, tetapi justru malah menjauhkan karena Anda akan menarik lebih banyak lagi hal-hal yang berhubungan dengan kekurangan.

INGAT: Orang akan memiliki realita sesuai dengan apa yang dominan di dalam pikirannya.

Anda mungkin akan berargumentasi: “Pak, orang kaya jelas mudah bersyukur, lah dia punya banyak, sedangkan saya gak punya apa-apa, apa yang harus disyukuri?

Ya memang itulah bagian yang tersulit!

Bersyukur saat Anda kesulitan dan tidak memiliki apa-apa, membutuhkan tekad dan niat untuk melatih diri agar Anda mau merefleksi dan mencari-cari apa sebenarnya yang telah Anda miliki dan bisa disyukuri.

Itu sebabnya di email kemarin saya cerita bagaimana saya awalnya kesulitan untuk bersyukur saat jatuh bangkrut dan terpuruk tangga.

Tapi seiring saya bisa menemukan hal-hal kecil yang saya syukuri, perasaan saya jadi lebih tenang, bahagia, merasa berkecukupan dan akhirnya bisa menarik hal-hal yang baik ke dalam kehidupan saya.

Cara KEDUA: Bermurah Hati

Sering bersyukur adalah suatu langkah awal yang sangat baik untuk memiliki pola pikir berkelimpahan atau Abundance Mindset, tetapi akan lebih lengkap lagi dan lebih bagus lagi saat Anda mulai mempraktekkan cara kedua ini yaitu Bermurah Hati dengan banyak memberi dan membantu orang lain.

Saat Anda sering bermurah hati dengan banyak memberi bantuan kepada orang lain (misalkan materi), apa yang ada di pikiran Anda? Apakah Anda merasa berkecukupan atau merasa sedang kekurangan?

Tentu saja Anda pasti merasa berkecukupan atau punya lebih, baru bisa memberi, bukan? Tentu saja saat memberi, perasaannya yang ikhlas, bukan memberi karena ditodong jadi terpaksa, ini gak masuk hitungan he..he..

Saat Anda memberi bantuan pada orang lain dengan ikhlas, pasti di bawah sadar Anda ada perasaan bahwa Anda memiliki lebih dari cukup saat Anda menolong orang lain.

Sehingga makin sering Anda memberi, maka akan membuat perasaan berkecukupan atau berkelimpahan menjadi dominan di pikiran Anda.

Sehingga seperti yang saya telah jelaskan bahwa “Orang akan memiliki realita sesuai dengan apa yang dominan di dalam pikirannya” maka cepat atau lambat orang Anda akan benar-benar jadi berkecukupan.

Masuk akal? Sangat masuk akal!

PENTING: Pastikan memberi atau membantu orang/pihak lain yang layak dibantu. Di luar sana, juga ada banyak orang atau pihak lain yang tidak pantas dibantu atau mungkin malah mau menipu Anda.

Anda mungkin bisa berargumentasi “Lho pak, orang kaya atau banyak uang, ya gampang saja untuk memberi, lah gimana kalau memang saya ini untuk hidup saja susah, bagaimana dengan kita-kita yang susah?

Pertanyaan yang masuk akal dan sering ditanyakan 🙂

Jawaban SINGKAT saya adalah:

Bermurah Hati Tidak Ada Hubungannya dengan Nominal.
Ada Banyak Cara untuk Memberi dan Menolong Orang Lain

Nah kalau Anda mau Jawaban PANJANG dari dua hal itu, silahkan baca di artikel di blog saya berjudul Bermurah-Hatilah.


Jadi itulah Mindset #3 yang perlu Anda miliki yaitu:

MILIKI Pola Pikir BERKELIMPAHAN atau Abundance Mindset agar Anda bisa menarik realita berkelimpahan dalam hidup Anda.

Caranya adalah dengan:

Sering-sering Bersyukur atas segala sesuatu yang telah Anda miliki.
Bermurah-hatilah dengan membantu dan memberi orang lain yang layak dibantu.

LATIHAN: Tuliskan 3 hal yang bisa Anda lakukan HARI INI untuk mulai memiliki Pola Pikir Berkelimpahan atau Berkecukupan.

BESOK, saya akan menjelaskan apa langkah berikutnya untuk memulai perjalanan Anda ke tingkat kehidupan yang Anda harapkan.

Oh ya… Saya hanya terpikir mungkin setelah membaca email series sejauh ini, Anda ada pertanyaan-pertanyaan yang ingin ditanyakan atau diskusikan langsung dengan saya. Nah apakah Anda tertarik untuk mengikuti sesi Q & A dan diskusi seperti itu secara LIVE di ONLINE?? Saya belum terpikir akan melakukannya dengan platform/teknologi apa. Tapi beritahu saya (dengan REPLY / balas email ini) apakah ini sesuatu yang menarik buat Anda atau tidak.. Kalau banyak yang minat, akan saya alokasikan waktu dalam minggu ini. Untuk memastikan Anda menerima info Sesi LIVE Q & A dan Discussion ini tolong gabung ke Sukarto Telegram Official Channel sehingga saya bisa memberikan last minute annoucement dan link untuk mengikuti sesi live itersebut, jika ini jadi terlaksana.

Sampai jumpa besok di email selanjutnya di jam yang sama…

Salam Sukses dan Bahagia untuk Budi,

Sukarto Sudjono
Coach, Trainer and Writer

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
100 %

Sharing is caring!

coinpayu

Post Author: Budi S @ImpianClub

Agronomist, Investor, Trader Forex, Reseller dan Internet Marketer. Saat ini saya bermitra dengan SkyWay (Investasi Saham Real Proyek), Program CryptoUnit, Duyunov's Motor, Aquix, Gem4me : the first financial messenger, Immunoterapi UFG, AQUIX Indonesia, DigiU, Project Artificial Intelligence dan Member MLM Melia. Saya dapat dihubungi di Telp/WA : 08115018144 - 08124844544.

Tinggalkan Balasan