Penyelamatan Produksi Melalui Tindakan Mitigasi Pencurian di Tahun 2021

Dear All Area Controller :
Menyikap meningkatnya temuan kasus Pencurian TBS yg pelakunya dan atau didalangi oleh orang dalam kita, oknum Supervisi kita, Mandor 1 kita, Kerani Transport kita, bahkan Karyawan Panen kita, Harap seluruh Area Controller meningkatkan kewaspadaan, melakukan Penguatan dan Pengetatan Tindakan Mitigasi Pencurian dengan Fokus kepada Tindakan Mitigasi Pasif , menciptakan perlindungan maksimal pada Aset kita, menjaga Aset kita sendiri (Lahan dan TBS), meningkatan halangan mobilisasi dan evakuasi buah curian, dan meningkatkan resiko ketahuannya yaitu :
1. Pemastian Peningkatan perhatian pada kekhususan dan Identitas TBS Internal melalui pemastian Disiplin Stempel TBS dan Potongan buah V-cut 100%.
Dapat dipastikan Rendahnya % stempel adalah Indikator Utama masifnya Pencurian TBS yg didalangi Oknum Internal Supervisi. Sudah pasti jika mandor 1 nya maling, mandornya maling, keraninya maling, mereka punya kepentingan agar TBS nya tidak distempel, identitasnya tidak ada, tidak ada kekhususan TBS yg dipanen, sehingga mereka mudah mencurinya, dan kecil resiko ketahuannya. % Stempel yg rendah adalah akal2an supervisi kita untuk kemudahan mereka mencuri. Pemanen, Mandor Panen, Mandor 1 yg resisten terhadap stempel adalah pemanen yg menyediakan buahnya untuk dicuri, bukan untuk dihitung preminya.

  1. Memastikan Rotasi dan Mutasi Supervisi Panen dilakukan secara disiplin, agar supervisi yg berwatak kriminil ini tidak punya kesempatan untuk menancapkan akar, mengkonstruksi lingkungannya untuk mencuri , merencanakan pencurian berjamaah, mengkondisikan lingkungannya. Sesuai IOM Managemen, Mandor 1 wajib dirotasi 1 tahun sekali, Mandor Panen wajib dirotasi 1 Tahun sekali, Kerani Panen dan Kerani Transport wajib di rotasi 6 bulan sekali .

  2. Peningkatan Tanggung Jawab Kolektif terhadap kejadian pencurian. Jika terjadi Pencurian diancak Pemanen X, adalah Pemanen X yg pertama harus dicurigai, diinterogasi, berulang2 diselidiki, dipertanyakan, karena di ancaknya terjadi pencurian tetapi dia tidak melaporkan. Mandor Panen, Kerani Transport dan Mandor 1 nya yg harus pertama kali dicurigai, diinterogasi, disusahkan karena terjadi Pencurian di Ancak Panennya, di Ancak Evakuasinya tetapi dia tidak melaporkan.

Prosentase Stempel TBS

  1. Pengetatan Disiplin Penyimpanan Alat Panen, Pengetatan Ijin Kepemilikan Alat Panen, Pemasangan Identitas Alat Panen yaitu :
    a. Kepemilikan Alat Panen oleh karyawan hanya diijinkan untuk kepentingan kerja di perusahaan dan dipakai untuk kegiatan panen di lingkungan Internal . Dilarang memiliki alat panen pribadi dengan alasan apapun, termasuk kegiatan panen di kebun pribadi dan kebun masyarakat. Apalagi alat kita digunakan untuk borongan panen di kebun pribadi diluar perusahaan.
    b. Pembuatan Identitas Alat Panen , baik di pisau egrek/dodosnya, alumunium pole maupun angkongnya. Hal ini penting, jika ditemukan Barang Bukti Alat Panen (dodos, egrek, angkong) saat kejadian pencurian , akan mudah di trace siapa pelakunya. Juga mencegah terjadinya pencurian dan tertukarnya alat panen antar karyawan .
    c. Disiplin Penyimpanan Alat Panen Harian hanya di Rumah BHS . Suprise Check dan Quality Chekc Penyimpanan Alat Panen di perumahan dan di lahan. Denda dan Sanksi Jika ditemukan alat panen disimpan di lahan atau di perumahan.

Recommended For You

Tinggalkan Balasan



pasang iklan gratis
%d blogger menyukai ini: