Review Area Controller 2B Region Mentaya, Rabu 07 Juli 2021

Presenter AC Ketiga
Bapak Patuan Panjaitan (AC 2B)
Arahan pimpinan:
– Perumahan dulu, baru FASUM dan FASOS. Lebih awal agar bisa dimanfaatkan – dimanfaatkan secara bertahap (PQIC).
– Spesialisasi itu meningkatkan produktifitas. C1R1 – 1,8 konstanta output, dievaluasi kembali. 2,5 menjadi 2,25 Ha/TK agar lebih menarik (HPO KalTeng).
– Pengancakan dan pola pengecekan mandor lebih didetailkan. Weakness palungan – Quality Check diperkuat di daerah-daerah seperti ini. ReCheck harus dilakukan agar tidak dibohongi, berkaitan dengan Ripe dan Losses. Tolak ukur ke depan Ripe membaik dan losses mengecil (POC).
– Model pengancakan lihat karakteristik lokasi (giring, plotting, plotting begerak) (PQIC).
– Status kawasan 158 Ha, memungkinkan tetap dikelola karena kondisi lapangan masih bagus (PQIC).
– Detail pemupukan block by block dan update, kasus 7A (Dept Riset).
– Kerja antisipatif ditingkatkan, pusat kehati-hatian (ProKes dijalankan) (HPO KalTeng).

Arahan Pak COO:
– Harus mengakui kecenderungan. Strenght diperkuat, memaksa diri berubah.
– Support CE kaitan dengan bangunan prioritas yang sulit, sebagai tolok ukur progress kerja.
– Daerah Thinning Out peningkatan produksinya, bagaimana?… dibuatkan monitoringnya. Masalah canopy management – dampaknya ke produksi seperti apa…. (Deklarasi tuntas TO, dibuatkan monitoringnya). Spesifik menjadi menu laporan presentasi – itu yang ditonjolkan.
– Areal-areal rehabilitasi, perkembangannya seperti apa?…
– Area 2B: harus ditonjolkan yang menjadi spesifik. Areal rehab yang harus ditonjolkan.

Recommended For You

Tinggalkan Balasan



pasang iklan gratis
%d blogger menyukai ini: