Motivasi Diri

Tiga Sifat Utama Pemenang

Seorang “sukses” alias pemenang, bukanlah ia yang selalu berada di atas rata-rata, misalnya mempunyai mobil paling mentereng, rumah paling besar, dan pekerjaan yang sudah berada di tangga paling atas di dalam organization chart. Ia juga bukan pemegang gelar tertinggi di bidang ilmu pilihannya. Namun, tentu saja tidak ada salahnya, bahkan alangkah baiknya semuanya itu dicapai.

Yang terpenting, di atas itu semua, sebenarnya 3 sifat pemenang yang juga merupakan sifat-sifat yang dihargai oleh sesama pemenang.

Satu, memegang etika tertinggi. Ini bisa diterjemahkan secara gamblang sebagai “tidak ngelunjak” dan “tidak memanfaatkan titik lemah kawan maupun lawan.” Saya pribadi kenal beberapa “pemenang” yang sebenarnya tidak patut mendapatkan sebutan itu sama sekali karena sering “memanfaatkan” kebaikan hati kawan dan “menyerang” kelemahan lawan.

Tiga Sifat Utama Pemenang
Tiga Sifat Utama Pemenang
Ada banyak cara untuk mencapai tujuan tanpa perlu melakukan dua hal tersebut. Baru-baru ini saya dimintai tolong dan saya bersedia memberikan konstribusi sebesar kemampuan saya, namun ketika hari H-nya tiba, ternyata, saya “ditodong” dengan jumlah 4 kali lipatnya. Jelas, ini bukan sikap yang terpuji, karena memanfaatkan kebaikan hati kawan.

Dua, senang menerima kritikan dan tidak ragu mengkritik kawan. Mengapa?… Setiap perusahaan perlu menganalisa titik-titik kelemahan, demikian pula setiap orang. Hanya dengan mendengarkan dan menerima kritikanlah kita bisa berkaca dan menemukan titik-titik lemah kita. Dengan demikian, barulah kita terbebas dari belenggu ketidaktahuan dan ketidakberanian. Janganlah ragu dalam mengkritik kawan, karena seorang sahabat yang baik adalah cermin setiap orang.

Tiga, teguh akan goal yang dituju dan berani mengambil langkah mundur untuk maju. A small step back is the key to future success. Tahukah Anda bahwa semua billionaire pernah mengalami bankruptcy dalam hidup mereka sebelum mereka mencapai puncak sukses?…

Silahkan Baca :  Berubah Beresiko, Tidak Berubah Jauh Lebih Beresiko

Jika Anda hanya mengalami sedikit kemunduran, gunakanlah waktu itu untuk mengkultivasikan apa yang ada, kalau bisa dilipatgandakan.

Banyak orang yang merasa “masa-masa kemunduran” adalah masa-masa sulit. Baliklah masa-masa itu menjadi masa-masa belajar, refleksikan kesulitan-kesulitan Anda dan gunakan strategi baru dalam mengatasinya. Be excited to see the results, namun jangan terlalu memaksakan keadaan. Jika ini adalah “waktunya” untuk belajar, terimalah dengan rendah hati (humility) dan yakinkan diri Anda bahwa tanpa tempaan kesulitan, tidak ada satupun orang sukses yang benar-benar sukses luar dalam.

Semoga bermanfaat.

Gabung Sekarang di Support System PayTren ImpianClub

Sharing is caring!

The following two tabs change content below.
SWIG CRU VIP Club

Related posts

Silahkan berikan komentar Anda - Pembelajaran Buat Kita Semua

Hosting Unlimited Indonesia
Ambil Keputusan Sekarang untuk Perubahan Hidup Anda - Take Action Sekarang dengan Komunitas Dash2 untuk Meraih Income Eksponensial di Bisnis eCommerce
0

Your Cart